MakananMilenianews.com – Ramadhan 2026 kembali menghadirkan suasana khas yang selalu dirindukan, salah satunya kasta tertinggi takjil yang selalu ada setiap tahunnya. Setelah menunggu hampir setahun lamanya, umat Islam akhirnya memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriyah dengan penuh sukacita.
Sebagai orang yang sudah melewati berbagai momen puasa dari tahun ke tahun, Sobat Milenia pasti pernah merasa ada yang kurang kalau bulan ini hanya diisi dengan ibadah puasa dan salat tarawih saja. Sebab, masyarakat Indonesia selalu disuguhi tradisi berburu takjil yang tidak pernah absen setiap sore.
Baca juga: Ternyata Gorengan Bukan Asli Nusantara, Begini Sejarahnya di Indonesia
Takjil ini bukan sekadar makanan atau minuman pembuka puasa, melainkan sudah berevolusi menjadi bagian dari budaya Ramadhan di Indonesia. Menjelang waktu berbuka, lapak-lapak dadakan pasti dipenuhi pembeli dari berbagai kalangan. Menariknya, tradisi ini tidak hanya milik umat Islam. Tak jarang kuliner sore ini juga dinikmati oleh teman-teman non-Muslim yang ikut merasakan semaraknya “war takjil” Ramadhan 2026.
Dari sekian banyak pilihan di meja pedagang, ada beberapa menu yang selalu menjadi primadona. Berdasarkan pengamatan dan beberapa sumber yang Mile himpun, setidaknya ada sembilan takjil yang paling populer. Namun, kalau berbicara soal kasta, lidah dan lambung Sobat Milenia punya kesepakatannya masing-masing.
Kasta Tertinggi Takjil Ramadhan 2026
Berikut adalah urutan kasta tertinggi takjil versi Sobat Milenia, yang sukses memberi kesempatan orang pas-pasan menikmati kuliner seenak sajian restoran:
1. Gorengan, lengkap dengan lontong isi sayur atau oncom
Bagi Mile, ini adalah kasta tertinggi yang tidak bisa diganggu gugat. Gorengan kerap menjadi godaan terbesar saat puasa. Meski sering disebut sebagai guilty pleasure, rasanya ada yang kurang jika meja makan kosong dari sajian ini. Mulai dari mendoan yang dijuluki raja gorengan, tahu isi, bakwan, pisang goreng, hingga risol mayo, semuanya sulit ditolak.
Menariknya, begitu satu potong masuk ke kantong plastik, biasanya tangan akan terdorong otomatis untuk menambah lagi. Apalagi jika diduetkan dengan lontong isi sayur atau oncom, nikmatnya tiada dua! Gorengan juga kerap menjadi pasangan setia es teh atau es buah sebagai kombinasi yang sulit ditandingi.
2. Es Pisang Ijo

Di posisi kedua, kuliner khas Makassar ini berhasil merebut hati. Es pisang ijo menawarkan perpaduan rasa manis dan sensasi dingin yang luar biasa menyegarkan. Minuman ini ibarat pahlawan penumpas dahaga yang mampu mengatasi haus sekaligus rasa lapar dalam satu sajian.
Meski begitu, harus diakui tidak semua orang menyukai tingkat kemanisannya yang cukup kuat. Menemukan penjual dengan cita rasa yang benar-benar pas juga memerlukan ketelitian tersendiri.
3. Es Kelapa Muda dengan gula aren
Tak hanya menyegarkan, es kelapa muda juga punya keunggulan telak, yaitu kandungan elektrolit seperti kalium, kalsium, dan magnesium. Kandungan ini sangat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Pilihan rasanya memang beragam, mulai dari tanpa pemanis, gula pasir, hingga sirup.
Namun, es kelapa muda yang diracik dengan gula aren adalah yang paling makbrul di tenggorokan. Satu-satunya tantangan hanyalah waktu tunggu, di mana kita harus bersabar saat penjual mengupas kelapa di tengah antrean panjang.
4. Es Cendol Dawet
Minuman tradisional ini memadukan rasa manis, gurih dari santan, serta sensasi dingin yang menyegarkan. Di tengah persaingan ketat dengan minuman kekinian seperti es lumut dan cappucino cincau, es cendol tetap kokoh bertahan. Hanya saja, ada satu keluhan klasik yang biasanya sering Sobat Milenia rasakan, terkadang porsi cendolnya terasa lebih sedikit dibandingkan santannya. Tapi tetap saja, rasanya ngangenin.
5. Es Teh
Dalam berbagai tampilannya, mulai dari es teh biasa dalam gelas plastik, ukuran jumbo, hingga varian es teh “cekik” yang diikat plastik, minuman ini hampir tidak pernah gagal. Alasannya sederhana namun kuat, yups, rasanya mudah diterima siapa saja, gampang ditemukan, porsinya melimpah, dan harganya sangat terjangkau. Teh sudah melekat dalam keseharian kita. Sensasi manis dan dinginnya dipercaya mampu langsung meredakan dahaga setelah seharian menahan haus.
6. Es Buah

Sebagai pilihan yang tak lekang oleh waktu, es buah menawarkan pengalaman berbuka yang lebih meriah. Minuman ini biasanya dipilih oleh mereka yang menginginkan sensasi manis sekaligus potongan buah segar. Isinya sangat beragam, mulai dari melon, pepaya, nanas, semangka, hingga tambahan sawo dan kolang-kaling. Kehadiran cincau hitam sering menjadi elemen penting yang membuat rasanya semakin nikmat. Es buah sangat ampuh untuk mengganjal rasa lapar sebelum menyantap makanan utama.
7. Es Akuarium
Beberapa tahun terakhir, es akuarium mulai meramaikan jajaran takjil populer dan sukses bikin lapar mata. Minuman ini umumnya dijual dalam wadah transparan besar dengan pilihan rasa kekinian seperti cokelat, matcha, taro, mangga, hingga cappucino cincau. Warnanya yang mencolok dan harga yang relatif murah membuatnya digemari kalangan muda, milenial, dan Gen Z. Namun, sebagian orang tua kerap membatasi anak-anak untuk membelinya karena kekhawatiran terhadap kesehatan tenggorokan akibat pemanisnya.
8. Jajanan Pasar
Deretan kue tradisional seperti klepon, kue lumpur, dan mata kebo sering kali tersusun rapi dengan warna-warna yang sangat menggoda. Pemandangan ini kerap memicu rasa lapar mata akut saat berburu takjil. Namun, tantangannya justru muncul setelah sampai di rumah. Setelah minum es dan merasa kenyang makan gorengan, mungkin kita sering kali tidak lagi berminat menyantap kue yang sudah dibeli. Karena, umumnya tidak menggunakan pengawet, jajanan pasar tidak akan tahan lama. Kita harus ekstra teliti saat memilih agar terhindar dari produk yang sudah basi atau berlendir.
9. Kolak
Kolak bisa dibilang sebagai simbol klasik Ramadhan. Banyak orang menganggap bulan puasa belum afdal tanpa sajian manis legit ini, baik itu kolak pisang, ubi, hingga kolang-kaling. Meski termasuk takjil paling laris setiap tahun, di lidah kebanyakan Sobat Milenia kolak harus rela berada di kasta paling bawah.
Alasannya sederhana, betul, tidak semua orang dapat dengan leluasa menikmatinya. Mereka yang sedang mengurangi konsumsi santan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu biasanya harus berpikir dua kali dan memilih untuk menghindarinya.
Baca juga: Siap Perang Kolak? Ini 9 Spot War Takjil Paling Populer di Jakarta
Sejatinya urutan Kasta Takjil balik lagi ke selera masing-masing
Keberagaman takjil memang selalu menjadi warna tersendiri pada bulan puasa. Dari es teh yang sederhana hingga kolak yang legendaris, setiap menu memiliki alasan kuat mengapa selalu diperebutkan saat bedug magrib kian dekat.
Tentu saja, urutan kasta di atas murni berdasarkan selera pribadi penulis. Setiap orang pasti punya selera yang berbeda-beda. Nah, kalau menurut pengalaman kalian sendiri, takjil apa yang menduduki kasta tertinggi dan wajib ada di meja makan? Yuk, bagikan selera kalian di kolom komentar!
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













