Layanan Teledokter Tersedia Di Aplikasi PeduliLindungi

Layanan Teledokter Tersedia Di Aplikasi PeduliLindungi

Milenianews.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama platform layanan kesehatan Halodoc menghadirkan layanan telemedicine atau Teledokter di Aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi untuk melacak persebaran COVID-19, Dengan adanya Teledokter  pengguna bisa lebih waspada dan menerapkan protokol pencegahan sesuai anjuran dokter.

“Apabila merasakan gejala seperti influenza, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Sehingga risiko penyakit bisa kita antisipasi lebih dini,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ahmad M. Ramli, Dikutip dari Antara(25/6).

Aplikasi PeduliLindungi, telah diluncurkan pada Maret 2020 lalu. Fitur utama PeduliLindungi adalah untuk memetakan dan memantau orang yang pernah dinyatakan positif COVID-19. Atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Jonathan Sudharta, CEO Halodoc,  mengatakan hadirnya akses layanan Halodoc di aplikasi PeduliLindungi menjadi langkah awal memperkuat ekosistem penanganan COVID-19 yang lebih komprehensif di Indonesia.

“Dengan layanan telemedicine, masyarakat juga bisa mengurangi kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan apabila tidak dalam kondisi darurat,” ujar Jonathan.

Baca Juga : Kominfo Luncurkan Aplikasi Untuk Hentikan Penyebaran COVID-19

Jika soba milenia ingin mengakses layanan Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, sobat bisa mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Kemudian mengisi data diri dan nomor telepon aktif, kemudian membuat persetujuan untuk mengaktifkan bluetooth dan location pada ponsel.

Selanjutnya, sobat dapat mengakses layanan Teledokter pada menu. Atau melalui tombol Periksa Diri pada menu Beranda, selanjutnya masuk ke Halodoc pada bagian Konsultasi Dokter.

Dengan kemampuan tracing, tracking, dan fencing, aplikasi PeduliLindungi menjalankan dua fungsi utama. Pertama fungsi surveillance atau pengawasan untuk pemerintah mendeteksi orang yang pernah terpapar covid-19.

Kedua, aplikasi tersebut juga terhubung dengan berbagai operator selular. Sehingga, memberikan peringatan kepada nomor pengguna yang berjarak 2 – 5 meter dari orang yang didiagnosa PDP dan ODP. Pengguna akan diarahkan untuk menjalankan protokol kesehatan COVID-19 melalui layanan konsultasi dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *