Milenianews.com – Introvert sering digambarkan sebagai individu yang lebih suka ketenangan dan refleksi mendalam dibandingkan dengan interaksi sosial yang intens. Menurut Susan Cain dalam bukunya Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking, perbedaan ini berkaitan dengan bagaimana otak mereka merespons neurotransmitter tertentu. Introvert cenderung kurang responsif terhadap dopamin, zat kimia yang berperan dalam sistem penghargaan dan motivasi di otak.
Baca juga: 5 Kelebihan Seorang Introvert yang Kadang Dipandang Sebelah Mata
Otak introvert lebih klik sama aktivitas yang tenang
Sebaliknya, introvert lebih dipengaruhi oleh asetilkolin, neurotransmitter yang berhubungan dengan perasaan relaksasi dan pemikiran mendalam. Inilah sebabnya mengapa mereka lebih menikmati aktivitas seperti membaca, menulis, atau sekadar merenung sendirian. Bagi mereka, stimulasi yang berlebihan dari lingkungan sosial bisa terasa melelahkan dan menguras energi.
Perbedaan ini juga menjelaskan mengapa introvert sering kali lebih fokus dalam tugas yang memerlukan konsentrasi tinggi. Mereka lebih nyaman dalam suasana tenang dan memiliki kecenderungan untuk berpikir sebelum berbicara atau mengambil keputusan. Ini berbanding terbalik dengan ekstrovert, yang lebih mudah mendapatkan energi dari interaksi sosial dan lingkungan yang dinamis.
Namun, bukan berarti introvert tidak bisa menikmati sosialisasi. Mereka tetap membangun hubungan dengan orang lain, hanya saja dalam skala yang lebih kecil dan dengan cara yang lebih dalam. Alih-alih mencari percakapan ringan, mereka lebih menghargai diskusi bermakna yang memberikan nilai emosional atau intelektual.
Kerja diam-diam, tapi hasilnya gak main-main
Dalam dunia kerja, kecenderungan introvert untuk berpikir mendalam sering kali menjadi keunggulan. Mereka dapat menganalisis masalah dengan lebih cermat dan menawarkan solusi yang matang. Kemampuan untuk bekerja secara independen dan fokus dalam jangka waktu lama membuat mereka sangat cocok dalam bidang yang membutuhkan ketelitian dan kreativitas.
Meski sering dianggap pendiam atau kurang aktif, introvert memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Kepribadian mereka yang lebih reflektif dan analitis membantu menciptakan keseimbangan dalam interaksi sosial dan profesional. Dalam banyak kasus, keheningan mereka justru menjadi sumber kekuatan, bukan kelemahan.
Baca juga: 5 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Seorang Introvert
Dengan memahami cara kerja otak dan kebutuhan mereka, introvert dapat lebih menerima diri sendiri dan menemukan lingkungan yang mendukung potensi mereka. Seperti yang dijelaskan dalam buku Susan Cain, kekuatan introvert terletak pada kemampuannya untuk berpikir, merencanakan, dan menciptakan sesuatu dengan cara yang unik dan berbeda dari kebanyakan orang.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













