Milenianews.com – Daging sapi atau daging merah merupakan bahan makanan yang sering kita jumpai di Indonesia. Banyak menu hidangan Indonesia yang menyajikan daging sapi dalam berbagai resep seperti rendang, hingga sate.
Namun terkadang, jika mengolah daging secara tidak benar akan membuatnya keras bahkan susah untuk dimakan.
Agar hasil masakan berbahan sapi bisa maksimal, kita perlu memperhatikan cara mengolah daging sapi. Tujuannya, agar daging sapi tetap juicy, empuk, dan tidak amis.
Baca juga: Gokil! China Berhasil Kloning Sapi Super
Berikut tips mengolah daging sapi:
1. Pilih daging berkualitas tinggi
Daging yang baik memiliki warna merah segar. Selain itu lemak yang terdistribusi dengan baik juga menandakan daging tersebut memiliki kualitas yang baik.
Kemudian jangan lupa untuk terus memastikan dan memeriksa tanggal kedaluwarsa. Selanjutnya simpan daging dengan baik jika tidak langsung diolah.
2. Perhatikan jenis potongan daging
Daging sapi memiliki beberapa jenis potongan daging. Masing-masing jenisnya memiliki cara tersendiri dalam pengolahannya.
Contohnya seperti daging yang memiliki banyak kandungan kolagen lebih baik dengan metode memasak lambat. Cara tersebut agar menghasilkan hasil yang empuk.
3. Pemanasan daging sebelum memasak
Sebelum memasak daging yang baru keluar dari lemari es, Anda bisa membiarkan suhu daging tersebut sesuai dengan ruangan. Proses ini biasa juga dikenal dengan tahap thawing.
Terdapat beberapa proses thawing, di antaranya: merendam daging yang terbungkus rapat dalam air dingin, memindahkan daging dari freezer ke kulkas pendingin, hingga menggunakan microwave yang memiliki opsi thawing.
Baca juga : Tips Berhenti Konsumsi Makanan Olahan dan Beralih ke yang Lebih Sehat
4. Marinasi yang tepat
Rendam daging dalam bumbu atau marinasi selama beberapa jam sebelum dimasak. Tahap ini tidak hanya memberikan rasa yang lebih baik tetapi juga membantu melembutkan serat daging.
5. Istirahatkan daging setelah memasak
Setelah matang, biarkan daging beristirahat sebentar sebelum memotongnya. Tahap ini terkenal juga dengan tahap resting. Proses ini memungkinkan jus dalam daging tersebar merata, membuatnya tetap juicy.
Tahap ini biasanya memakan waktu sekitar 10 menit setiap 500 gram daging, atau selama 5 menit untuk daging setebal 1 inci/2.3 cm.
Jika langsung memotong daging tanpa melalui tahap resting, jus daging akan bocor ke piring sehingga daging terasa kering dan lebih alot.
6. Hindari menekan daging saat dimasak
Jika melakukan hal ini, jus yang ada di dalam daging akan keluar. Keluarnya jus dari dalam daging bisa membuatnya semakin kering dan mengurangi kelembapan serta keempukan dari daging itu sendiri.
Baca juga: 5 Makanan ini Dapat Menurunkan Gula Darah
7. Perhatikan waktu memasak
Pahami waktu memasak yang diperlukan untuk setiap jenis potongan daging. Memasak terlalu lama dapat membuat daging kering, alot, dan keras.
8. Tambahkan asam pada marinasi
Menambahkan bahan asam ke dalam daging memiliki manfaat yang dapat melembutkan serat daging. Bahan asam seperti jeruk, cuka pada marinasi bisa membuat daging menjadi lebih empuk.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.