Cara termudah dalam menjaga lingkungan adalah dengan aware terhadap isu yang ada, melakukannya atas kemauan sendiri, lalu mengajarkannya kepada orang lain.
Milenianews.com, Jakarta – AIESEC in Universitas Hasanuddin, menggelar kegiatan sukarelawan “Local Project” bernama Greeneration 13.0: Youth Can Make Impact.
Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pemuda, terkait isu lingkungan dan mencari solusinya.
Baca Juga : AIESEC in Universitas Hasanuddin Ajak Pemuda Berkontribusi Dalam Isu Global
Selain itu, proyek ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs nomor 13, untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.
Acara ini telah berlangsung selama 4 minggu, mulai dari 20 Desember 2021 hingga 20 Januari 2022 silam.
Minggu pertama, kegiatan dimulai dengan capacity building, yaitu workshop secara online melalui Zoom Meeting.
Peserta menyimak seluruh informasi dan pengetahuan baru dari para speakers terkemuka di Indonesia.
Pembicara pada minggu pertama menghadirkan Agil Parwan dengan topik What is AIESEC. Lalu ada Kristal Prima Prameswari membawakan topik Self-Awareness, Getting to Know Yourself.
Selanjutnya, ada Denisa Kawuryan, memaparkan topik SDG 13 Explanation, dan Audi Izzat Muttaqien dengan topik Define the Problem Issue Using Tree Analysis.
Acarapun semakin seru di minggu kedua volunteering. Local Volunteers (LVs) kembali menyimak pembahasan mengenai perubahan iklim dari para ahli akademisi maupun perwakilan NGO, yang bergerak di bidang lingkungan.
Sementara itu, yang menjadi pembeda dari minggu sebelumnya, LVs juga menghadirkan Forum Group Discussion (FGD) yang topiknya disampaikan menjelang akhir sesi workshop.
Sesi FGD ini, ditemani teman-teman dari komunitas yang sama-sama bergerak untuk mencari solusi atas permasalahan iklim di bumi ini.
Di minggu kedua gelaran acara, menggelar workshop, dengan pemateri Gita Syahrani dengan topik Air Pollution and Deforestation Issues, Samantha Aulia Ramadhanti dengan topik Water Pollution and How to Prevent It.
Lalu ada Pardi Pay dengan topik Building Responsible Consumption to Stop Climate Change, Kenny Liana Siswanto dengan topik My way to save the Earth, dan Cinthia Kusuma Rani dengan topik Dreaming and Process and Brainstorming for Their Action Toward SDGs Issues Related.
Adapun komunitas yang terlibat dalam sesi ini antara lain, Green Welfare Indonesia, Earth Hour Makassar, Yayasan Konservasi Laut Indonesia, Marine Buddies Makassar, Climate Power Indonesia, dan Aksi Indonesia Muda.
Di minggu ketiga dan keempat, para peserta menyiapkan sebuah projek akhir untuk menyelesaikan volunteering mereka.
Final Project yang mereka buat berupa acara webinar nasional, yang mengharuskan peserta mengundang para speaker dan partner, sama halnya seperti kegiatan volunteering Greeneration 13.0.
Mereka bebas memilih role untuk membuat acara tersebut, mulai dari Program Department, Brand and Marketing, Delegate Service, Partnership, dan Finance and Logistics.
Di sela-sela menyiapkan final project, LVs diberikan “tugas” oleh Organizing Committee melakukan beberapa challenge, berupa solusi atas dampak pemanasan global.
Isi dari tantangan tersebut terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan. Challenge tersebut anatara lain, cara untuk mengurangi food waste, save the energy usage, decrease carbon emission, reduce using plastic, watering the plant, be vegetarian, and reuse your old stuff.
Tantangan tersebut dilakukan selama 7 hari di feeds dan Instagram story, yang ditutup dengan sebuah video challenge mengenai harapan mereka terhadap bumi kedepannya.
Diharapkan peserta dapat lebih meningkatkan awareness kepada masyarakat mengenai pentingnya untuk terus menjaga bumi, dan mengurangi dampak dari pemanasan global.
Setelah menampilkan final project dengan judul “Impact Circle x Local Project: Climate Action: No Way Home, Save Tomorrow” dan mendapatkan lebih dari 250 participants, acara volunteering ditutup dengan farewell party.
Acara perpisahan Local Project ala AIESEC dikenal dengan nama Eternal Night, yang tema acaranya selalu berbeda di tiap event.
Sebelum digelar pesta perpisahan, AIESEC in Unhas memberikan “achievement recognition” kepada LVs atas partisipasi kegiatan volunteer selama 4 bulan.
Achievement yang diberikan diantaranya best participant, MVP, hingga penghargaan kepada participant terseru dan teraktif.
Hal yang menarik adalah, pemenang best participant diberikan kesempatan untuk Live Talk secara eksklusif di stasiun radio Makassar! Sebuah penghargaan yang unik dan sangat istimewa untuk participants!
Baca Juga : AIESEC in Unhas Gelar “Greentalk Summit 2021”
Setelah menggelar farewell party dan achievement recognition, para LVs akan menjalani sesi Debrief with AIESEC untuk mengevaluasi seluruh rangkaian acara dan merefleksikan kembali apa saja yang telah diraih selama sebulan kebelakang.
Diharapkan, peserta atau Local Volunteers dapat benar-benar ber-impact atas isu perubahan iklim yang tengah terjadi kepada masyarakat sekitar, atau minimal dapat mengubah diri sendiri menjadi lebih baik.(*)