Milenianews.com, Bengkulu– Shigor Montessori Islamic School (SMIS) menyelenggarakan kegiatan sosial yang penuh makna, yaitu Sosialisasi dan Praktek Zakat Fitrah untuk para murid. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (13/3/2025), dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, bekerjasama dengan LAZ Bait Zakat (BZ) untuk memberikan pemahaman mendalam tentang zakat fitrah kepada para siswa sejak dini.
Kegiatan ini tidak hanya menyampaikan pengetahuan tentang zakat fitrah, tetapi juga memberikan pengalaman langsung bagi anak-anak dalam berinteraksi dengan konsep zakat, yang selaras dengan filosofi pendidikan Montessori yang menekankan pembelajaran aktif dan praktis.
Muhammad Recho Putra Akbar, S.E.I., M.M., direktur utama LAZ Bait Zakat, membuka acara dengan penjelasan yang sangat sederhana dan mudah dipahami. Ia menjelaskan tentang apa itu zakat fitrah, tujuan, serta hikmah yang dapat diambil dari ibadah tersebut. “Zakat fitrah adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama, dan melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak PAUD dapat merasakan sendiri makna berbagi sejak dini,” ujar Recho.
Sebagai sekolah montessori pertama di Bengkulu, Shigor Montessori senantiasa berusaha menghadirkan pendidikan berkualitas. Anak-anak diberi kesempatan untuk secara langsung melakukan pembayaran zakat fitrah, yang dipandu oleh amil dari LAZ Bait Zakat. Proses ini menjadi pengalaman praktis yang memperkenalkan anak-anak pada nilai-nilai kepedulian sosial, berbagi, dan rasa tanggung jawab.
Baca Juga : Shigor Center Bengkulu Hadirkan Manfaat Hingga Pulau Terpencil
Pendekatan Montessori yang diterapkan dalam kegiatan ini melibatkan anak-anak dalam proses pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis pada kebutuhan mereka. Dengan cara yang menyeluruh dan penuh kasih sayang, anak-anak tidak hanya diajak untuk belajar secara teori, tetapi juga langsung merasakan bagaimana zakat fitrah dilakukan, sesuai dengan prinsip Montessori yang memadukan antara teori dan praktik dalam proses pembelajaran.
Kepala Sekolah Shigor Montessori, Putri Rezeki Rahayu, Lc.,M.Ag mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak dalam mengembangkan karakter mereka, terutama dalam aspek kepedulian sosial dan ketaatan beragama. “Kami percaya, dengan mengenalkan konsep zakat fitrah sejak dini, anak-anak akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.