Milenianews.com, Jakarta – Manchester City harus menelan kekalahan dari pasukan The Lilywhites dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris di markas Tottenham Hotspur, Minggu (2/2).
Kekalahan tersebut, semakin menjauhkan City dalam mengejar posisi utama yang ditempati Liverpool. Kekalahan tersebut juga yang pertama terjadi setelah terakhir Tottenham bisa menang melawan City pada 2016 silam.
Baca Juga : Kedatangan Bruno Fernandes Ancam Posisi Jesse Lingard di MU
Duel Sengit dengan Kontroversi VAR
Foto : Goal.com
Tim asuhan Pep Guardiola harus tunduk dengan skor 2-0. Kini City terpaut 22 poin dari Liverpool di urutan ke-2 dengan poin 51.
Duel malam hari tadi, diwarnai dengan banyak kejadian yang menyangkut VAR. Salah satunya saat City mendapat hadiah penalti dari pelanggaran yang dilakukan Serge Aurier saat menjatuhkan Sergio Aguero di kotak terlarang.
Penalti diberikan saat wasit melihat VAR. Namun, eksekutor Iikay Gundogan tak bisa menjebloskan gol ke gawang Hugo Lloris. Bola muntah yang ditangkis Lloris coba di kejar Sterling namun ia terjatuh, yang dianggap diving.
Tottenham Berbalik
Foto : Skysport
Secara statistik, Manchester City dalam pertandingan bahkan menguasai 66 % persen dengan 17 total tendangan ke gawang. Berbanding jauh dari tuan rumah, yang hanya 3 tendangan ke gawang.
Sialnya, tak ada satupun gol yang tercipta dari kaki Aguero, Sterling maupun Gabriel Jesus. Ditambah Zinchenko yang mendapat kartu kuning kedua (kartu merah) pada menit ke-60.
Barulah di menit ke-62 Steven Bergwijn membuka gol pertama bagi Tottenham. Son Heung-Min menutup kemenangan The Lilywhites di menit ke-71 dengan memanfaatkan umpan dari Tanguay Ndombele.
Menyerah Mengejar Liverpool
Foto : Okezone Bola
Musim ini, City sudah menelan enam kekalahan di EPL. Pep Guardiola, pelatih Manchester City mengakui tak bisa lagi menghentikan Liverpool untuk perebutan gelar juara.
Target City pun beralih ke Liga Champions. “Ya kami tertinggal sangat jauh dari Liverpool. Mereka tak terhentikan dengan banyak meraih poin,” kata Pep dikutip Bola.com, Senin (3/2).
Baca Juga : Gedson Fernandes, Pemain Pertama Buruan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur
“Sekarang kami menargetkan kompetisi lainnya dan lolos ke Liga Champions musim depan. Liverpool kini lebih kuat.”
Ia pun frustasi karena meski mendominasi pertandingan tapi gagal meraih poin.
“Sulit untuk mencari solusinya. Apa yang harus kami lakukan? Kami tidak tahu. Kami bisa masuk kotak penalti, sendirian dengan kiper dan dua pemain, kami pun tak bisa mencetak gol,” keluh Pep. (Ikok)