News  

Virus Corona Masuk Singapura, Perdana Menteri Lee Minta Warga Tenang

Virus Corona Singapura

Milenianews.com – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan, Singapura siap menangani virus flu Wuhan atau virus Corona. Ia juga menyebutkan virus tersebut tampaknya tidak terlalu mematikan dibandingkan dengan wabah Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS) tahun 2003, Jum’at(24/1).

Pada Kamis (23/1) kemarin dikabarkan kemunculan kasus pertama virus Corona baru, yang berasal dari China. Satu kasus lainnya untuk sementara juga dinyatakan positif. Kasus pertama virus pneumonia atau corona yang mematikan asal Wuhan, Tiongkok, terkonfirmasi di Singapura.

Baca Juga : WHO Peringatkan Virus Pneumonia di Cina Berpotensi Menular

Singapura pernah mengalami wabah SARS hingga 33 orang meninggal dan menjadikannya sebagai salah satu negara di luar China yang paling parah terpapar penyakit tersebut.

“Kita sudah sangat siap, karena kita sudah pernah berjaga-jaga menghadapi situasi seperti itu sejak kita mengalami SARS pada 2003,” kata Lee Hsien Loong saat menyampaikan pidato tahunan dalam rangka menyambut Tahun baru Imlek.

“MOH(Kementrian Kesehatan) sekarang telah mengaktifkan rencana untuk melawan penyebaran virus, yang sejauh ini tampaknya tidak sama mematikannya dengan SARS. Warga Singapura harus tenang tetapi waspada kami menerapkan langkah-langkah untuk menjaga semua orang aman dan sehat,” imbuh Lee.

Berbicara dalam pesan Tahun Baru Imlek, Jumat (24/1), Lee mengatakan pemerintah sangat siap untuk menangani virus Corona baru, yang telah menewaskan 17 orang di Tiongkok dan membuat ratusan orang sakit.

Dalam briefing media, Kamis (23/1) malam, MOH menyebut warga Wuhan-yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada 20 Januari tersebut, terbang dari Guangzhou dengan penerbangan China Southern CZ351.

Dia melaporkan mengalami sakit tenggorokan saat dalam penerbangan tetapi tidak demam. Pria itu menderita demam pada hari berikutnya dan mulai batuk. Ketika dia memeriksakan diri di Singapore General Hospital (SHG) Rabu, dia segera diisolasi, didiagnosis dengan pneumonia, dan diidentifikasi ke Departemen Kesehatan dinyatakan positif terkena virus corona baru pada pukul 18.00, Kamis.

Sumber : Antara dan Media Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *