News  

Selama Pandemi, Jumlah Pengangguran di Jakbar meningkat 40.000

Selama Pandemi, Jumlah Pengangguran di Jakbar meningkat 40.000

Milenianews.com – Sejak awal pandemi masuk ke Indonesia pada 2020 silam hingga saat ini jumlah pengangguran di Jakarta Barat meningkat sebanyak 40.000 orang.

Menurut Kabag Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kota Jakarta Barat Iqbal Idham Ramid, hal ini terjadi lantaran selama pandemi banyak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Memang terjadi peningkatan angka pengangguran saat memasuki pandemi,” katanya Mengutip dari Antara, Rabu (22/9).

Baca Juga : Bekerja atau Berwirausaha? Universitas BSI Tasikmalaya Siapkan Keduanya 

Berdasarkan data, ketika adanya pandemi tercatat angka pengangguran pada tahun 2020 mencapai 107.658. Sedangkan tahun 2019 mencapai 64.712. Angka pengangguran ini merupakan 10 persen dari jumlah warga yang ada di Jakarta Barat.

Selama 1 tahun terdapat peningkatan sebesar lebih dari 40.000 jumlah waega. Pemerintah Kota Jakarta Barat pun melakukan beberapa upaya untuk memangkas angka pengangguran tersebut.

Salah satu upaya pemerintah adalah dengan menggenjot program Jakprenuer. Program Jakpreneur ini bertujuan untuk melatih warga menjadi pelaku usaha mandiri. Sobat milenia yang menganggur dan tinggal di Jakbar bisa ikuti program ini. Program tersebut digerakkan langsung oleh beberapa sudin di wilayah Jakarta Barat (Jakbar).

“Ada enam Sudin yang punya kebijakan ini. ‘Leading sector‘-nya adalah Sudin PPKUKM, Sudin Parekraf, Sudin PPAPP, Sudin Sosial, Sudin KPKP dan Sudin Tenaga Kerja,” kata Iqbal.

Baca Juga : Millennial Inspiring Talk: Mengenal Annisa Hasanah, seorang Penulis, Traveller dan Wirausahawan Sosial

Keenam sudin itu bertugas menjaring para warga yang mau berwirausaha. Selain itu, juga memberikan bantuan berupa pelatihan kerja, alat untuk membuka usaha hingga bantuan mendapatkan modal.

Karena program tersebut, jumlah pelaku usaha kecil menengah (UKM) di bawah naungan Pemkot Jakarta Barat pun semakin banyak.

“Target kita mencetak 40.000 pelaku usaha dalam kurun lima tahun. Sekarang sudah mencapai 80 persen,” kata dia.

Dengan upaya tersebut, Iqbal berharap jumlah warga pengangguran karena pandemi ini di Jakarta Barat bisa berkurang tahun 2021 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *