Malaysia Day di SIT Fajar Hidayah: Pendidikan Menyatukan Indonesia dan Malaysia dalam Hangatnya Persahabatan

SIT Fajar Hidayah, Bogor menyambut sebanyak 36 guru dari Pusat Pendidikan Al Hikmah, Malaysia, yang dipimpin oleh Tuan Haji Khalid bin Zakaria, berkunjung ke Fajar Hidayah dalam kegiatan bertajuk Malaysia Day 2026, Jumat (7/8/2026). (Foto: Dok SIT Fajar Hidayah)

Milenianews.com, Bogor– Suasana penuh keceriaan, keakraban, dan semangat persaudaraan mewarnai SIT Fajar Hidayah, Bogor, Jumat, 7 Agustus 2026. Sebanyak 36 guru dari Pusat Pendidikan Al Hikmah, Malaysia, yang dipimpin oleh Tuan Haji Khalid bin Zakaria, berkunjung ke Fajar Hidayah dalam kegiatan bertajuk Malaysia Day 2026.

Rombongan guru dari Malaysia tiba di lingkungan Fajar Hidayah sekitar pukul 14.30 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga besar Fajar Hidayah melalui rangkaian pertunjukan seni dan budaya yang mencerminkan eratnya persahabatan dua negara serumpun.

Salah satu penampilan yang membuka kemeriahan acara adalah tari Randai, seni tradisional yang sarat dengan nilai budaya Nusantara. Pertunjukan ini menjadi simbol bahwa pertemuan kedua lembaga pendidikan bukan sekadar kunjungan, melainkan juga ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkaya wawasan budaya.

Dua Lagu Kebangsaan, Satu Semangat Persaudaraan

Setelah pertunjukan tari, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Negaraku.

Momen tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan. Dua lagu kebangsaan dari dua negara dinyanyikan dalam satu kegiatan pendidikan, menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Malaysia sebagai bangsa serumpun.

Baca Juga : Program “Explore Ramadhan” SIT Fajar Hidayah Kota Wisata Semarakkan Bulan Suci dengan Berbagai Kegiatan Edukatif dan Sosial

Bagi siswa-siswi Fajar Hidayah, momen ini menjadi pengalaman pembelajaran yang berharga. Mereka tidak hanya belajar melalui buku dan ruang kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung budaya, pendidikan, dan masyarakat dari negara tetangga.

Sambutan Penuh Makna dari Fajar Hidayah dan Al Hikmah

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pembina Yayasan Fajar Hidayah, Ust. Mirdas Eka Yora, L.C., M.Si. Dalam suasana penuh keakraban, ia  menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Pusat Pendidikan Al Hikmah Malaysia serta berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang semakin kuat dan bermanfaat bagi kedua lembaga.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Tuan Haji Khalid bin Zakaria selaku pimpinan rombongan Pusat Pendidikan Al Hikmah Malaysia.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dan gagasan dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan relevan dengan tantangan masa depan,” ujarnya.

Pembina Yayasan Fajar Hidayah, Ust. Mirdas Eka Yora, L.C., M.Si.

Kreativitas Siswa Fajar Hidayah Semakin Memeriahkan Acara

Suasana semakin semarak ketika MC Mr. Zul, Ustadzah Mira, dan Ustadzah Inas memberikan kesempatan kepada siswa-siswi Fajar Hidayah untuk menunjukkan kreativitas mereka.

Para siswa tampil membawakan performance medley lagu yang disambut antusias oleh para tamu undangan.

Penampilan tersebut memperlihatkan keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa Fajar Hidayah. Tampil di hadapan para tamu dari negara lain menjadi pengalaman berharga yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar berkomunikasi, berekspresi, dan tampil percaya diri dalam suasana internasional.

Baca Juga : SIT Fajar Hidayah Gelar Wisuda Akbar Dalam Suasana Khidmat, Meriah dan Penuh Makna

Kemeriahan semakin terasa ketika seluruh peserta turut menyanyikan lagu “Sahabat Selamanya”, yang dikenal sebagai OST Upin & Ipin. Lagu tersebut terasa begitu tepat dengan suasana kegiatan karena membawa pesan tentang persahabatan, kebersamaan, dan hubungan yang melampaui batas negara.

Suasana pun semakin cair. Para tamu dari Malaysia dan keluarga besar Fajar Hidayah larut dalam kegembiraan, bernyanyi bersama, dan menikmati hangatnya kebersamaan.

Dihadiri Sejumlah Tokoh Pendidikan

Kegiatan Malaysia Day di Fajar Hidayah juga dihadiri sejumlah tokoh dan unsur pendidikan. Di antaranya perwakilan Kepala Dinas Pendidikan, Bapak Rahmat Hidayat; perwakilan KCD melalui Kasubag, Bapak Adi Maulana; Pengawas SMA Fajar Hidayah, Ibu Neng Nida Sonia Wati; serta Pengawas SMP Fajar Hidayah, Bapak Dede Raharja.

Hadir pula sejumlah tamu undangan dan keluarga besar Fajar Hidayah yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Kehadiran para tokoh pendidikan semakin menegaskan bahwa Malaysia Day bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring, memperluas wawasan, dan membuka peluang kolaborasi pendidikan yang lebih luas di tingkat regional,”kata Mirdas Eka Yora.

Ramah Tamah, Touring Class, hingga Kuliner Karya Siswa

Setelah rangkaian acara utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah. Para guru dari Pusat Pendidikan Al Hikmah Malaysia kemudian diajak mengikuti touring class untuk melihat secara langsung lingkungan sekolah, fasilitas, serta aktivitas pendidikan di Fajar Hidayah.

Kegiatan semakin menarik ketika para tamu diajak menikmati berbagai kuliner yang telah dipersiapkan oleh siswa-siswi Fajar Hidayah.

Baca Juga : SIT Fajar Hidayah Kota Wisata Gelar Baksos dan Bazar BARBEKU untuk Warga Sekitar

Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar menjadi tuan rumah yang baik. Mereka belajar menyambut tamu, berkomunikasi, bekerja sama, menyiapkan hidangan, sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah kepada tamu dari luar negeri.

“Pembelajaran seperti ini memberikan pengalaman nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi, pengalaman, dan keterlibatan langsung dalam kehidupan sosial,” kata Mirdas.

Lebih dari Sekadar Kunjungan

Mirdas mengemukakan, Malaysia Day 2026 di SIT Fajar Hidayah pada akhirnya bukan sekadar agenda kunjungan guru dari Malaysia.

Di balik tari Randai, lagu kebangsaan, medley lagu, tawa, ramah tamah, touring class, hingga sajian kuliner karya siswa, terdapat pesan yang jauh lebih besar: pendidikan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan manusia, budaya, dan bangsa.

“Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan sejarah, bahasa, budaya, dan nilai-nilai kekeluargaan. Pertemuan seperti ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan kesempatan untuk saling mengenal, menghargai, dan belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi Fajar Hidayah, pengalaman tersebut sejalan dengan semangat membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga percaya diri, kreatif, berwawasan luas, menghargai keberagaman budaya, serta mampu berinteraksi dalam lingkungan global.

Dari Fajar Hidayah, persahabatan tumbuh.

Dari Indonesia dan Malaysia, kolaborasi berkembang.

Dari pendidikan, lahir inspirasi untuk masa depan.

“Malaysia Day 2026 menjadi pengingat bahwa hubungan antarmanusia dan antarbangsa dapat dibangun melalui pendidikan, persahabatan, dan semangat untuk saling belajar,” kata Mirdas Eka Yora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *