Milenianews.com, Jakarta– Kreasi Communication menggelar pelatihan menulis berita untuk umum melalui Pesantren Jurnalistik 2026. Kegiatan akan digelar Minggu (15/03/2026) melalui Zoom Meeting.
Managing Director Kreasi Communication, Maya Sumitradilaga mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai teknik menulis berita yang layak dimuat di media massa. Materi yang akan diberikan mulai dari menentukan ide berita, teknik penulisan yang sesuai kaidah jurnalistik, hingga strategi agar tulisan dapat dipublikasikan di media cetak maupun media online.
“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan tulisan yang informatif, akurat, dan memiliki nilai berita,” kata Maya di Jakarta, Jumat (13/03/2026).
Maya menjelaskan, kemampuan menulis di media massa menjadi keterampilan penting bagi masyarakat luas. Selain sebagai sarana menyampaikan gagasan dan hasil pemikiran, publikasi di media massa juga dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Melalui pelatihan ini kami ingin membuka ruang belajar kepada siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan menulis di media massa,” ujarnya.

Tampil sebagai narasumber kegiatan ini wartawan senior Subroto Kardjo. Mantan Managing Editor Republika itu mempunyai pengalaman sebagai wartawan selama lebih dari 30 tahun dan memegang Sertifikasi Wartawan Utama dari Dewan Pers. Subroto Kardjo tercatat pernah memenangkan lebih dari 25 kali lomba penulisan wartawan. Dia juga adalah seorang trainer penulisan dan dosen komunikasi.
Maya menambahkan, kegiatan Pesantren Jurnalistik terbuka untuk umum dan gratis. Acara digelar mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Peserta dapat mendaftar link bit.ly/PesantrenJurnalistik2026 .
Kegiatan Pesantren Jurnalistik ini didukung oleh Madeena.id dan IAI Rawa Aopa. Kegiatan juga didukung sejumlah media antara lain, Bisnistime.com, Gebrak.id, Jedadulu.com, Kampusiana.id, Kreta.id, Kurusetra.net, Motoresto.id, Ruzkaindonesia.id, Sajada.id, Seputarkaltim.id, Pemantiknews.id, dan Beritaunggulan.com.
‘’Kami berharap dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini,” tutup Maya.







