Mileniaews.com, Bogor—Dr. Habib Abdurahman Al-Habsy Lc., MA. mengemukakan, ada lima amalan (amaliyah) terbaik selama bulan Ramadhan, selain ibadah puasa. “Dari lima tadi, jagalah empat amalan dengan sebaik mungkin,” kata Habib Abdurrahman al-Habsy saat mengisi acara Tarhib Ramadhan yang diadakan oleh Sekolah Bosowa Bina Insani di Masjid Al-Ikhlas Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (13/2/2026).
Acara Tarhib Ramadhan yang mengusung tema “Menggapai Kesucian Hati di Bulan Suci Ramadhan” itu dibuka oleh Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andi Citra M.Pd, serta diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SBBI, dari jenjang KB-TK, SD, SMP, dan SMA.

Adapun 5 amalan terbaik selama Ramadhan, kata Habib Abdurahman Al-Habsy adalah:
- Qiyamullail. Baik shalat Tarawih maupun shalat Tahajjud. Baik dilakukan sendidi maupun berjamaah. Rasulullah SAW menegaskan, “Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Bukhari dan Muslim).
- Sedekah. Sedekah yang paling afdhal adalah sedekah yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan. ‘’Nabi Muhammad adalah orang paling dermawan, dan pada bulan Ramadhan, beliau lebih dermawan lagi,” kata Habib Abdurahman al-Habsy.
- Tilawatil Qur’an. Al-Qur’an adalah obat dan memberikan ketenangan dalam hati. “Perbanyaklah membaca Al-Qur’an selama Ramadhan. Berhentilah atau kurangi membaca Whatts Appp dan WA Group, apalagi kalau isinya gosip,” ujarmya.
- I’tikaf. “Lakukanlah I’tikaf selama Ramadhan, khususnya 10 hari terakhir Ramadhan. I’tikaf adalah melazimkan tubuh di masjid. Menjauhkan diri dari aktivitas duniawi. “Pahami aturan selama I’tikaf. Isilah i’tikaf dengan membaca Qur’an, zikir, qiyamullail, shalat. Tidurnya sedikit saja. Jangan sampai memindahkan tidur dari rumah ke masjid. Demikian pula jangan memindahkan ngopi dan ngobrol dari rumah ke masjid,” kata Habib Abdurahman al-Habsy.
- Umroh. Umroh pada bulan Ramadhan adalah amalan yang istimewa. “Kata Rasulullah, umroh pada bulan Ramadhan pahalanya sama dengan berhaji. Dalam hadits lain dikatakan, bahwa umroh di bulan Ramadhan pahalanya seperti berhaji bersama Rasululllah,” tuturnya.
“Amalan terbaik yang ke-5, yakni umroh memerlukan biaya yang mungkin tidak semua orang mampu menunaikannya pada saat ini. Tapi paling tidak, jagalah yang empat amalan terbaik yang lainnya, — yakni qiyamullail, sedekah, tilawatil Qur’an dan i’tikaf – dengan sebaik mungkin,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Puasa ibarat madrasah ruhani. Kita berharap selesai Ramadhan naik kelas, yakni mempunyai jiwa yang muttaqin.”
Acara Tarhib Ramadhan itu diakhiri dengan mushofahah (bersalam-salaman).













