Mata Akademisi, Milenianews.com – Di era digital yang serba cepat ini, geliat industri fintech memang tak terbendung. Namun, di balik gemuruh inovasi teknologi, terselip sebuah realitas yang seringkali terlupakan, banyak produk digital canggih yang justru gagal menancapkan akarnya di pasar. Ironisnya, kegagalan ini bukan semata-mata karena kelemahan sistem atau kecanggihan teknologi yang kurang. Akar masalahnya kerap kali terletak pada ketidakmampuan menguasai pemahaman perilaku si konsumen itu sendiri.
Fenomena krusial ini menjadi perhatian saya sebagai dosen Program Studi Bisnis Digital di Cyber University, yang telah dikenal luas sebagai The First Fintech University in Indonesia. Di sini, saya menempatkan pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen bukan sekadar sebagai mata kuliah pelengkap, melainkan sebagai fondasi strategis dalam kurikulum berbasis industri.
Selain itu, dengan program unggulan kampus, Company Learning Program (CLP) 3+1, yang merupakan sebuah skema inovatif yang menggabungkan tiga tahun perkuliahan intensif dengan satu tahun magang industri terintegrasi, membuat mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktis yang esensial.
Baca juga: Teknologi Saja Tak Cukup: Masa Depan Fintech Indonesia Butuh Pilar Keuangan yang Kuat
Pemahaman perilaku konsumen jadi kunci kesuksesan bisnis
Sebagai dosen pengampu mata kuliah Perilaku Konsumen, saya pun melihat secara langsung bagaimana esensi kesuksesan bisnis digital modern bertumpu pada pemahaman mendalam mengenai lanskap psikologis konsumen, bagaimana mereka berpikir, bagaimana mereka membuat keputusan, dan apa yang mendorong preferensi mereka.
Jangan salah, teknologi bisa saja ditiru, fitur-fitur canggih dapat disalin, namun pemahaman otentik tentang perilaku konsumen adalah keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi dan menjadi pembeda yang krusial. Konsumen fintech, khususnya, memiliki karakter yang unik. Mereka sangat sensitif terhadap kepercayaan, pengalaman pengguna yang mulus, dan persepsi risiko yang melekat pada setiap transaksi digital.
Tanpa penguasaan aspek psikologis ini, inovasi digital secanggih apapun berisiko mentah-mentah ditolak oleh pasar.
Untuk itu, melalui mata kuliah Perilaku Konsumen-lah, mahasiswa akan dibekali dengan piranti untuk mengurai benang kusut pengambilan keputusan konsumen digital. Di sini, mereka akan diajak mengupas tuntas faktor-faktor psikologis, sosial, hingga emosional yang membentuk pola pikir dan kebiasaan mereka dalam menggunakan layanan berbasis aplikasi.
Ditambah, pembelajaran di Cyber University yang melampaui buku teks, sehingga mahasiswa bisa menyelami analisis kasus industri yang relevan, melakukan observasi mendalam terhadap perilaku pengguna digital, dan merancang simulasi strategi pemasaran yang akurat berdasarkan insight konsumen.
Baca juga: Fintech di Tahun 2026: Era Transformasi Keuangan yang Menjanjikan dan Tantangan Krusial
Program CLP 3+1 perkuat pemahaman konsumen
Skema pembelajaran CLP 3+1 juga semakin memperkuat pijakan ini. Selama satu tahun magang industri, mahasiswa secara aktif menguji hipotesis mereka tentang perilaku konsumen di lapangan, terlibat langsung dalam analisis pasar, penyempurnaan user experience, dan perumusan strategi bisnis digital yang efektif.
Saya melihat, Program Studi Bisnis Digital Cyber University teguh pada keyakinan bahwa talenta digital masa depan tidak boleh hanya melihat transformasi digital dari sisi teknologi semata. Intinya adalah manusia sebagai pengguna, dan itulah yang harus dipahami secara utuh.
Dengan penguatan kompetensi perilaku konsumen sebagai tulang punggung kurikulum, Cyber University berkomitmen penuh untuk mencetak generasi lulusan yang tidak hanya mahir dalam aspek teknologi, tetapi juga memiliki empati dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna. Dengan begitu, lulusan di Cyber University akan mampu merancang dan memimpin bisnis digital yang tidak hanya relevan dan inovatif, tetapi juga berkelanjutan dan benar-benar berorientasi pada solusi bagi masyarakat.
Oleh: Dr. Anang Martoyo, Dosen Program Studi Bisnis Digital Cyber University
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













