News  

Kontroversi Materi “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Materi “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Polisi

Milenianews.com, Jakarta – Nama Pandji Pragiwaksono kembali ramai diperbincangkan setelah materi stand up comedy terbarunya bertajuk Mens Rea menuai kontroversi. Tayangan yang sarat kritik sosial dan politik itu mendadak jadi bahan diskusi publik, bukan hanya karena isinya, tapi juga karena berujung pada laporan polisi.

Baca juga: Sepi Penonton, Pandji Pragiwaksono Jual Tiket di Pinggir Jalan New York

Laporan terhadap Pandji secara resmi diterima Polda Metro Jaya pada Kamis (8/1). Sejumlah pihak menilai materi dalam Mens Rea mengandung pernyataan yang berpotensi memicu kegaduhan dan dianggap menyinggung kelompok tertentu. Aparat kepolisian membenarkan laporan tersebut dan menyatakan prosesnya masih berada pada tahap awal.

Polda Metro Jaya dalam keterangannya menyebut laporan yang masuk saat ini “masih dalam tahap penyelidikan dan akan dipelajari lebih lanjut sesuai prosedur hukum” Kamis (8/1). Polisi juga menegaskan belum mengambil kesimpulan apa pun terkait dugaan pelanggaran yang dilaporkan.

PBNU menegaskan laporan tidak mewakili organisasi

Di tengah ramainya pemberitaan, muncul anggapan bahwa laporan tersebut mewakili organisasi keagamaan tertentu. Namun, klarifikasi langsung datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Dalam pernyataan resminya, PBNU menegaskan bahwa laporan itu tidak mewakili sikap organisasi. PBNU menyatakan bahwa “pelaporan tersebut merupakan tindakan personal dan bukan keputusan resmi organisasi” Kamis (8/1).

Pandji Pragiwaksono sendiri memilih merespons situasi ini dengan tenang. Melalui pernyataan yang ia sampaikan di laman resminya, Pandji mengatakan dirinya dalam kondisi baik dan tidak merasa tertekan dengan polemik yang muncul. Ia menyebut, “gue baik-baik saja dan justru senang karena karya gue bisa memancing diskusi publik” Kamis (8/1). Pandji juga menegaskan bahwa Mens Rea adalah karya komedi yang menggunakan satire sebagai cara menyampaikan keresahan sosial.

Baca juga: Demo Pati 2025: Ketika Warga Turun Jalan karena Kebijakan Kontroversial

Kontroversi ini pun memicu perdebatan luas di media sosial. Sebagian publik menganggap Mens Rea sebagai bentuk kritik yang wajar dan bagian dari kebebasan berekspresi. Namun, ada juga yang menilai bahwa materi komedi tetap perlu memperhatikan batas sensitivitas, terutama saat menyentuh isu sosial, politik, dan keagamaan.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan awal oleh kepolisian. Sementara itu, Mens Rea terus menjadi perbincangan hangat, bukan hanya sebagai tontonan komedi, tetapi juga sebagai cermin bagaimana kritik, humor, dan hukum saling bersinggungan di ruang publik.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *