Musik, News  

Shaggydog Hadirkan Single Kolaborasi Bersama Rebellion Rose dan The Glad

Shaggydog

Milenianews.com, Jakarta – Shaggydog kembali membuktikan bahwa umur band bukan penghalang untuk tetap relevan dan terkoneksi dengan generasi baru. Band asal Yogyakarta ini resmi merilis single kolaborasi berjudul “Lodse” bersama Rebellion Rose dan The Glad, sebuah lagu yang lahir dari obrolan santai, tongkrongan, dan semangat guyub skena musik Jogja yang cair lintas genre dan lintas usia.

Baca juga: Shaggydog × Dogle Hadirkan Sneakers “Sayidan Series” Edisi Terbatas

Single “Lodse” dirilis secara digital pada akhir Desember 2025 dan langsung menarik perhatian karena bukan cuma menawarkan lagu baru, tapi juga cerita tentang bagaimana kolaborasi bisa tumbuh secara organik. Shaggydog sendiri menekankan pentingnya komunikasi agar band yang sudah lama tetap bisa nyambung dengan perkembangan zaman. “Band kalo udah lama tapi masih pengen relevan dengan kondisi sekarang ya perbanyak komunikasi. Khususnya dengan mereka yang lebih muda,” tulis Shaggydog dalam siaran pers resminya (30/12).

Secara musikal, “Lodse” adalah lagu ska ciptaan Raymond, gitaris Shaggydog. Judulnya diambil dari bahasa walikan khas Jogja yang berarti “ngombe” atau minum. Bukan sekadar kata unik, “lodse” dipilih karena mewakili kebiasaan nongkrong bareng sambil berbagi cerita, ide, atau bahkan cuma wacana ringan yang kadang justru jadi pemantik karya. Raymond menceritakan bahwa ide lagu ini muncul dari kebiasaan sederhana itu. “Idenya muncul pas ada kegiatan teman-teman yang kumpul bareng, muterin gelas. Terus dari situ banyak pertukaran ide atau malah cuma sekedar wacana. Lalu inisiatif kenapa ga dibikin lagu aja?” ujarnya (30/12).

Proses rekaman berubah jadi ruang tawa dan keakraban

Proses rekaman di Doggy House Studio pun berjalan dengan suasana yang jauh dari kata tegang. Alih-alih kaku seperti sesi studio pada umumnya, mereka justru menikmati prosesnya dengan penuh tawa dan candaan. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika beberapa personel Rebellion Rose yang bukan orang asli Jogja harus berurusan dengan pelafalan bahasa Jawa dalam lirik lagu. “Beberapa member Rebellion Rose kan bukan orang asli Jogja nih. Jadi pelafalan bahasa Jawa-nya nggak lancar atau kurang medhok lah istilahnya,” ungkap mereka sambil tertawa (30/12).

Baca juga: Reality Club Akan Tampil di SXSW Music Festival 2024

Hal serupa juga dirasakan oleh The Glad. Mereka menyebut bahwa justru momen-momen kecil seperti itu yang bikin proses kolaborasi terasa hangat dan bermakna. “Hal-hal seperti itu yang membuat suasana rekaman jadi lebih menyenangkan. Serta ikatan pertemanan kami jadi semakin kuat,” pungkas The Glad (30/12).

Lewat “Lodse”, Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad tidak hanya merilis lagu, tapi juga menyampaikan pesan bahwa musik bisa menjadi ruang temu yang inklusif, tempat generasi lama dan baru bisa duduk bareng, ngobrol bareng, dan berkarya bareng. Lagu ini menjadi semacam perayaan kecil tentang persahabatan, komunikasi, dan semangat berbagi yang terus hidup di skena musik Yogyakarta sederhana, hangat, dan terasa jujur.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *