News  

Setahun Terhenti, Mimpi Tetap Berlari: Kisah Khasnah Raih Predikat Wisudawan Terbaik UBSI

Wisudawan Terbaik UBSI
Dok. UBSI

Milenianews.com, Semarang – Langkah Khasnah Maesaroh menuju dunia perkuliahan tidak selalu mulus. Ia sempat tertunda satu tahun, namun tekadnya tak pernah berhenti. Kini, lulusan Sistem Informasi UBSI kampus Tegal asal Pemalang itu berdiri di garis akhir studinya dengan bangga menyandang predikat Wisudawan Terbaik, menandai Kamis (20/11) sebagai hari pembuktian bahwa mimpi tidak pernah benar-benar terlambat.

Khasnah tidak langsung kuliah setelah lulus. Ia gap year lebih dari setahun. Dalam bahasa yang tidak dramatis, ia hanya berkata, “Akhirnya saya bisa merasakan bangku perkuliahan setelah gap year 1 tahun lebih.” Kalimat pendek itu terdengar seperti seseorang yang sudah cukup lelah diam.

Baca juga: Karier Jalan, Kuliah Jalan! Tajwa Raih Gelar Wisudawan Terbaik UBSI, Tanpa Henti Gas di Dunia Kerja

Ketika akhirnya duduk di bangku kuliah, ia menemukan hal yang membuat hidup terasa lebih ringan, seperti tidak perlu bawa buku berat, tidak perlu menyalin materi sampai tangan pegal. “Materi bisa langsung mahasiswa unduh di MyBest,” katanya pelan.

Praktis, hemat, dan terasa seperti dunia yang bergerak jauh lebih cepat daripada dirinya tahun kemarin. Mungkin ini alasan kenapa ia bertahan, hidup yang lebih efisien justru memberinya ruang untuk mengejar.

Jurusan Sistem Informasi bukan cinta pandangan pertama, melainkan logika sederhana dari seorang pengamat yang sadar terlalu cepat bahwa dunia berubah. “Saya melihat bahwa ke depannya, semua aspek kehidupan sehari-hari akan beralih ke metode digital,” ucapnya. Ia tidak memilih jurusan ini untuk terlihat modern, melainkan untuk tidak tersesat di masa depan.

Salah satu mata kuliah favoritnya adalah Sistem Informasi Manajemen. Dosen bicara tentang data, proses, rancangan sistem, dan Khasnah mengaitkannya pada hidup sehari-hari. Saat orang lain sibuk mempercantik feed Instagram, ia malah belajar bagaimana sistem itu bekerja di balik layar. Ada sesuatu yang tenang dari cara ia memandang teknologi, bukan sekadar alat, tapi cara berpikir.

Baca juga: Dari Tegal Menuju Gelar Cum Laude! Andri, Nahkoda HIMATK yang Serius Bangun Karier Jaringan

Khasnah tidak banyak berorganisasi. Tapi ia pergi ke medan yang lebih luas yaitu MSIB di Celerates, belajar Web Development dan UI/UX. Di situ, dunia tidak hanya pintar, tetapi juga butuh dirapikan. Mungkin itu yang ia lakukan sekarang sebagai freelancer UX/UI Designer, yakni merapikan kekacauan layar, sambil perlahan merapikan hidupnya sendiri.

Di wisuda UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif ini, tidak ada air mata mewah, hanya dua kata pendek darinya, “Senang, bersyukur.” Namun kalimat paling menusuk justru keluar di akhir wawancara, tanpa dramatisasi, tanpa nada berlebihan.

“Saya menyadari saya telah melewatkan banyak kesempatan. Jadi untuk adik-adik tingkat, jangan sampai kalian melewatkannya juga,” sambung Khasnah.

Banyak dari kita berpikir kesempatan itu datang dengan mengetuk pintu. Khasnah mengoreksi cara pandang itu. Menurutnya, kesempatan itu bukan tamu, tapi sesuatu yang harus didatangi. Bahkan kadang harus dicari sendirian, di sela jadwal kuliah dan hati yang sempat ragu.

Baca juga: Ani dan Langkah Terencana yang Mengantarnya Raih Predikat Wisudawan Terbaik UBSI

Ia ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sambil bekerja. Ia ingin tetap di bidang yang sama. Tidak ada rencana berbelok, tidak ada drama. Ia hanya ingin tetap berada di jalur yang sudah diperjuangkannya dengan cara sederhana, perlahan, tetapi tidak berhenti.

Semarang hari ini punya banyak toga, banyak senyum, banyak tepuk tangan. Tapi hanya sedikit yang datang dengan waktu yang terlambat dan tetap sampai. Khasnah Maesaroh adalah bukti bahwa mimpi tidak pernah memakai jam tangan. Kadang kita hanya perlu menyusul.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *