News  

Mantapkan Transformasi Digital dengan Pemanfaatan AI di Seluruh Lini Pendidikan

Verry Rianto M.Kom

Milenianews.com, Tegal – Di era serba cepat seperti sekarang, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Hal itu pula yang dilakukan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek kegiatan akademik maupun administratif.

Dalam kegiatan Workshop Pahlawan Digital 2025 yang berlangsung di Hotel Premiere Tegal, Verry Rianto, M.Kom, selaku narasumber dari UBSI menjelaskan bagaimana kampusnya tengah bertransformasi menuju ekosistem digital cerdas berbasis AI.

Baca juga: Workshop Pahlawan Digital 2025 Hadirkan Semangat Generasi Cerdas dan Mahir AI

Menurutnya, UBSI telah mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam sistem pelayanan kampus, mulai dari AI Chatbot yang berfungsi sebagai resepsionis digital, AI Reviewer untuk menilai proposal penelitian, hingga AI Assistant yang membantu proses administrasi akademik secara otomatis.

“Kami memanfaatkan berbagai platform seperti Gemini, Copilot, dan ChatGPT untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kualitas pelayanan,” ungkap Verry.

Workshop Pahlawan Digital 2025

Jadikan AI sebagai mitra, bukan pengganti manusia 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa transformasi digital ini bukan hanya sekadar tren, tetapi merupakan kebutuhan penting di dunia pendidikan modern. UBSI bahkan sudah mengembangkan sistem ujian otomatis berbasis WhatsApp, yang memungkinkan mahasiswa mengerjakan soal tanpa perlu masuk ke platform kompleks. Sistem ini dinilai lebih efisien dan ramah pengguna.

“Semua perubahan ini kami lakukan agar tenaga pendidik dan mahasiswa bisa lebih fokus pada proses belajar dan inovasi. Teknologi AI menjadi mitra, bukan pengganti manusia,” tambahnya.

Selain untuk efisiensi kampus, penerapan AI di UBSI juga diarahkan untuk mendorong budaya riset dan kreativitas digital di kalangan civitas akademika. Verry menegaskan bahwa AI harus digunakan secara bijak untuk mendukung ide-ide baru, bukan sekadar menggantikan peran manusia.

“Kami ingin mahasiswa dan dosen tidak hanya jadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta. AI bisa jadi alat untuk melahirkan inovasi, karya, dan solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Pahlawan Era Modern Tak Bersenjata, Tapi Berinovasi dengan Ide Kreatif

Melalui langkah-langkah tersebut, UBSI membuktikan diri sebagai salah satu kampus yang serius mengimplementasikan AI dalam sistem pendidikan. Inovasi-inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam mengoptimalkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, cerdas, dan berdaya saing tinggi di era digital.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *