News  

Air Mengalir, Semangat Santri Menyala: Sumur Bor Ke-226 BMH Bawa Berkah ke Magetan

Laznas BMH baru saja meresmikan sumur bor ke-226 di Jawa Timur,  berlokasi di Pondok Pesantren Roudlotul Huda, Lembeyan, Kabupaten Magetan. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Magetan– Di tengah kesederhanaan pondok pesantren, persoalan air bersih seringkali menjadi tantangan krusial. Namun, tantangan itu kini teratasi. Kabar gembira datang dari Magetan. Langkah kebaikan tak terhenti, Laznas BMH baru saja meresmikan sumur bor ke-226 di Jawa Timur.

Sumur baru ini berlokasi di Pondok Pesantren Roudlotul Huda, Lembeyan, Kabupaten Magetan. Peresmian pada 30 September 2025 ini membawa dampak signifikan. Pasalnya, sebanyak 472 santri putra dan putri kini mendapatkan kemudahan akses air bersih. Kebutuhan harian mereka terpenuhi. Mulai dari berwudu, memasak, hingga menjaga kebersihan lingkungan pesantren.

Kebahagiaan dan Syukur dari Pesantren

Kyai Nur Wakhid, selaku pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Huda, menyampaikan rasa haru. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BMH dan para donatur,” ungkapnya penuh syukur.

Baca Juga : Kekeringan Teratasi, BMH Jatim Resmikan Sumur Bor Ke-225 di Lamongan: Air Bersih untuk Santri

Kyai Nur Wakhid menegaskan, air ini benar-benar menjadi sumber kehidupan bagi para santri. Ia mendoakan agar Allah membalas kebaikan tersebut dengan pahala berlipat.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan santri. Muhammad Rohiq, salah satu penerima manfaat, tak bisa menyembunyikan senyumnya.

“Sekarang kami tidak perlu lagi antre lama untuk mengambil air,” tutur Rohiq dengan wajah gembira.

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih karena air ini membantu mereka beribadah dan belajar lebih nyaman.

Bukti Nyata Kepedulian Umat

Menanggapi hal ini, Imam Muslim selaku  kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, memberikan penjelasannya. Ia menyatakan, program sumur bor ini adalah komitmen BMH. Tujuannya menghadirkan kebermanfaatan berkelanjutan bagi pesantren di pelosok daerah.

“Alhamdulillah, titik ke-226 ini membuktikan kuatnya kolaborasi umat,” jelas Imam Muslim.

Dampaknya sangat besar, bukan hanya air, tetapi juga menjaga semangat santri. Dengan demikian, mereka dapat terus fokus menuntut ilmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *