Milenianews.com, Jakarta – Pemberdayaan perempuan memiliki dampak yang luas dan positif bagi masyarakat. Dengan memberikan kesempatan yang adil dan setara, perempuan dapat mengembangkan potensi mereka, mengambil peran kepemimpinan, serta berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan politik negara.
Pemberdayaan perempuan juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berkelanjutan bagi semua. Dalam konteks Indonesia, pemberdayaan perempuan menjadi semakin penting. Melalui upaya kolaboratif antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil, kita dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan perempuan di negara ini.
Baca juga : Diharapkan Muncul Warna Nasyid Kekinian, Baznas DKI Gelar Lomba Millenial Nasyid Festival
Berbagai inisiatif telah diluncurkan untuk meningkatkan pendidikan perempuan, memberikan akses terhadap pekerjaan yang layak, meningkatkan partisipasi politik perempuan, serta melawan kekerasan dan stereotip gender.
The 11th Annual Jakarta Marketing Week mengupas singkat pemberdayaan perempuan dalam sesi panel Women Empowerment through CI-EL bersama I.G. Agung Putri Astrid Kartika, M.A. selaku Staff Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yenny Wahid (aktivis perempuan), Muhammad Zubedy Koteng (Child Protection Specialist), dan Dolly Susanto (Direktur Home Credit) pada Rabu (14/6) di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Women empowerment adalah konsep yang mengacu pada upaya untuk meningkatkan kesadaran, kekuatan, dan partisipasi perempuan dalam masyarakat. Tujuan utama dari women empowerment adalah menciptakan kesetaraan gender, menghilangkan diskriminasi terhadap perempuan, dan memberdayakan mereka untuk mengambil peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan.
Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, membuka sesi Women Empowerment through CI-EL, menurutnya, perempuan punya peran dalam pembangunan kebudayaan.
“Perempuan memiliki peran yang sangat berarti dalam pengembangan kebudayaan, dan dalam berbagai dimensi, perempuan mampu menunjukkan nilai seni yang luar biasa. Peran penting aktif seorang perempuan dalam proses kehidupan sosial dan penciptaan karya seni patut kita lihat. Melalui seni dan tutur, perempuan mampu mengungkapkan dan menyampaikan ekspresi dengan keunikan dan kekuatan yang menginspirasi. Seni tutur perempuan adalah satu kata, satu ekspresi yang penuh makna dan keindahan. Wadah yang diselenggarakan JMW 2023 ini dapat dijadikan dukungan dan apresiasi peran perempuan dalam seni, serta memperkaya keragaman dan keindahan karya seni yang dihasilkan,” katanya.
Selain itu, dihadiri pula I.G. Agung Putri Astrid Kartika, M.A. selaku Staff Khusus Menteri PPPA, dalam sambutannya, ia menyebutkan kepemimpinan perempuan juga berperan penting dalam bisnis.
“Kepemimpinan perempuan penting dalam bisnis. Mereka membawa perspektif unik, kualitas kepemimpinan yang berharga, dan keahlian yang diperlukan di pasar global. Dukungan, pembinaan, dan kesempatan yang adil akan memotivasi perempuan untuk menjadi pemimpin sukses, mengatasi hambatan, dan mencapai kesuksesan. Perempuan yang termotivasi dapat menjadi pemimpin inspiratif, membangun organisasi inklusif, dan mendorong perubahan positif dalam bisnis,” ucap Bintang dalam sambutannya.
Sebagai seorang aktivis perempuan yang berpengaruh, Yenny Wahid juga turut memberikan wawasan tentang pentingnya keterlibatan perempuan dalam perubahan sosial.
“Keterlibatan perempuan sebagai agen perubahan sangat penting dalam perubahan sosial. Mereka membawa perspektif yang beragam, memperkaya ide dan solusi, sementara kreativitas memperkuat kepemimpinan mereka. Dengan keterlibatan perempuan yang kuat dan kreativitas yang diperkuat, kita dapat membangun masyarakat inklusif, adil, dan berkelanjutan.”
“Kita perlu memahami bahwa kreativitas adalah kunci untuk menciptakan solusi yang inovatif dalam melindungi, mendidik, dan memberdayakan anak perempuan. Selain itu, kewirausahaan dapat memberikan peluang bagi anak perempuan untuk mengembangkan potensi mereka dan menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Muhammad Zubedy Koteng, Child Protection Specialist.
“Kreativitas dan inovasi adalah kunci untuk membangun fondasi yang kuat, memikat pasar, dan mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dalam dunia bisnis. Hal ini tidak akan menghambat saya sebagai seorang perempuan untuk terus mengembangkan suatu usaha ataupun inovasi lainnya. Menjadi perempuan tidak menghalangi potensi saya untuk terus berkreasi,” Novita Hardini (Founder UPRINTIS).
Untuk informasi lebih lanjut tentang The 11th Jakarta Marketing Week, kunjungi laman berikut di www.jakartamarketingweek.com.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.