FTK UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Serumpun, Diadakan  oleh Tiga Prodi

Prodi Bimbingan dan Konseling, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, FTK UIN Ar-Raniry menggelar Seminar Serumpun Internasional dengan mengusung tema “Inducing STEAM Within Teacher’s Learning Trajectory to Promote Critical Thinking”, Rabu (15/3/2023). (Foto: Dok UIN Ar-Raniry)

Milenianews.com, Banda Aceh – Program Studi Bimbingan dan Konseling, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Seminar Serumpun Internasional dengan mengusung tema “Inducing STEAM Within Teacher’s Learning Trajectory to Promote Critical Thinking” di aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu  (15/3/2023).

Kegiatan ini di buka oleh dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam hal ini diwakili Oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Mumtazul Fikri, M.A.

Kegiatan ini  turut dihadiri ketua Prodi dan sekretaris Prodi di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan para audiensi mahasiswa bimbingan dan konseling.

Wakil dekan III dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Mahasiswa sebagai calon guru harus mampu untuk berkembang mengikuti zaman yang nantinya mampu menerapkan dan mengaplikasikan science, technology, engineering, art, dan mathematics.”

Moderator sekaligus Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling, Muslima, M.Ed mengatakan “Pembelajaran berbasis STEAM perlu kita kaitkan dengan keislaman karena kita pada saat ini berada di kampus islam yaitu UIN Ar-Raniry maka tidak  boleh kita meninggalkan nilai-nilai keislaman dalam setiap pembelajaran.”

Acara ini digelar oleh tiga  prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.  Yaitu,  Prodi Bimbingan dan Konseling (BK), Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Acara tersebut  diisi oleh pemateri yang berkompeten di  bidangnya yaitu Prof. Madya Dr. Zanatun Binti H.Iksan dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Ia  memberikan materi dengan judul Integrasi STEM Melalui Lesson Study. Selain itu,   Prof. Madya Dr. Roslinda            Binti Rosli dari Kampus yang sama mengemukakan materi dengan judul From Stem to Steam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *