Milenianews.com – Sebenarnya, peraturan terkait nonton film sesuai usia tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi, juga berbagai negara, misalnya, Amerika dan Korea Selatan. Terlepas dari hal itu, sebenarnya, ada benefit dari aktivitas menonton film, salah satunya refreshing. Namun, seseorang perlu aware pentingnya nonton film sesuai usia, karena apa yang kita saksikan bisa berpengaruh ke kondisi psikologis.
Terkadang film bisa memberikan dampak negatif ke penontonnya. Bahkan, emosi, pikiran dan perilaku seseorang bisa terpengaruh lewat tontonan. Pihak yang mengeluarkan peraturan terkait nonton film sesuai usia adalah Lembaga Sensor Film (LSF).
Baca juga : Fakta di Balik Film Everything Everywhere All at Once, Borong Nominasi Oscar 2023
Apa Dampaknya Jika Seseorang Tidak Menonton Film Sesuai Umur?
Ada contoh sederhana, misalnya, anak kecil tidak sengaja menyaksikan film dengan adegan kekerasan. Tentu saja hal ini sangat berbahaya untuk mentalnya. Mungkin saja anak itu berpikir untuk mencoba adegan kekerasan tersebut. Selain itu, anak kecil cenderung belum memahami, mana hal yang pantas dan tidak pantas untuk mereka tiru.
Selain itu, adegan dalam film seperti, kecelakaan, pembunuhan dan penembakan, bisa berpengaruh terhadap psikologis penonton. Terkadang ada seseorang yang merasa cemas setelah menyaksikan adegan seperti itu.
Bahkan, trauma tidak langsung juga bisa timbul, jika seseorang tidak menonton film sesuai umurnya. Terutama sesudah menyaksikan adegan kekerasan dan seksual. LSF sendiri telah membagi beberapa kategori film sesuai umur, terdiri dari, Semua Umur (SU), 13+, 17+ dan 21+.
Baca juga : Film Gita Cinta dari SMA, Bawa Nostagia Kembali ke Masa SMA
Agar aktivitas menonton film tidak cenderung berdampak negatif. Berikut tips memilih film, berdasarkan podcast Mataharikita.co di Spotify bertajuk ‘Jangan lupa nonton film sesuai umur’.
Pertama, memfilter kategori film berdasarkan usia. Kedua, sebaiknya, tidak menyaksikan film dengan durasi lebih dari 4 jam per hari. Karena menonton film selama seharian penuh, bisa berpengaruh ke psikologis.
Ketiga, pilihlah film yang mengandung unsur edukasi. Biasanya, film-film seperti itu menyimpan pesan moral yang bisa sobat aplikasikan dalam kehidupan.
Sebenarnya, terpengaruh atau tidaknya seseorang lewat film yang ia tonton, tergantung dirinya sendiri. Namun, kita bisa mulai menyelamatkan diri sendiri lewat hal kecil, salah satunya nonton film sesuai usia.