Fakta Seorang Carolina Marin, Pemain Badminton Andalan Spanyol!

CAJRR

Milenianews.com, Jakarta – Bagi pecinta olahraga bulutangkis, tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Carolina Marin. Pebulutangkis asal Spanyol ini, sukses menorehkan banyak prestasi dan penghargaannya yang luar biasa bagi negaranya.

Wanita kelahiran tahun 1993 ini, berhasil mengenalkan olahraga itu kepada masyarakat Spanyol, khususnya di Huelva, kota kelahiran Marin.

Baca juga : Dettol Dukung Perempuan Indonesia #TaklukkanPanasmu dalam Olahraga

Carolina Marin merupakan atlet bulutangkis tunggal putri Spanyol, asal Huelva. Ia memulai debut internasionalnya di turnamen Brussel internasional U15 pada tahun 2005.

Fakta mengenai Carolina Marin

1. Memiliki kebiasaan menggunakan tangan kiri (kidal)

Carolina Marin merupakan seorang left-handed atau kidal. Ia biasa bermain bulutangkis dengan tangan kirinya.

2. Peraih titel juara dunia terbanyak

Carolina Marin adalah pebulutangkis tunggal putri pertama yang meraih titel juara dunia sebanyak tiga kali. Gelar yang pertama diraih tahun 2014 di Copenhagen, Denmark, yang kedua tahun 2015 di Jakarta, Indonesia, dan yang ketiga tahun 2018 di Nanjing, Tiongkok.

Di final Kejuaraan Dunia BWF, Marin mengalahkan dua wakil India dan satu wakil China. Kedua wakil India yaitu Saina Nehwal di Jakarta (21–16, 21–19) dan Pusarla V. Sindhu di Nanjing (21–19, 21–10). Sedangkan wakil China yang bernama Li Xuerui harus ditundukkan dengan rubber game di Copenhagen (17–21, 21–17, 21–18).

Pada saat mendapatkan medali emas pertamanya, Marin masih berusia 21 tahun dan menjadi juara dunia termuda dari benua Eropa.

Selain itu, ia adalah tunggal putri Eropa ketiga setelah Lene Køppen (1977) dan Camilla Martin (1999) – keduanya dari Denmark – yang meraih gelar BWF World Championship.

3. Memiliki tato

Saat tersingkir di babak penyisihan grup Olimpiade Musim Panas London 2012, Marin membuat tato Cincin Olimpiade di pergelangan tangannya.

Hal itu dilakukan agar termotivasi dan terinspirasi untuk memenangkan Olimpiade selanjutnya. Dan seperti yang kita tahu, Marin berhasil menjadi juara Olimpiade Musim Panas Rio 2016!

4. Pernah memiliki minat dalam menari

Sebelum Carolina Marin menjadi pemain bulutangkis terkenal seperti saat ini, ia suka menari dan bercita-cita ingin menjadi seorang Penari Flamenco.

Ia mengikuti jejak ibunya yang dulunya merupakan seorang penari Flamenco juga. Flamenco sendiri adalah bentuk seni tari dari Spanyol yang terdiri dari tiga komposisi utama, yaitu bermain gitar (“guitarra”), bernyanyi (“cante”), dan menari (“baile”).

5. Menjadi Ambassador La Liga

Sebagai salah satu pemain bulutangkis wanita terbaik dunia, Carolina Marin dipercaya untuk menjadi brand ambassador La Liga untuk mempromosikan liga sepak bola negaranya itu ke negara-negara lain, khususnya di benua Asia di mana olahraga bulutangkis sangat populer.

Baca juga : PB DJarum Hentikan Beasiswa Bulutangkis, KPAI Tutup Sarana Pengembangan Atlet Bulutangkis Indonesia

Pemain sepak bola favorit Marin adalah Andres Iniesta dari Spanyol, namun ia berpikir kalau pemain sepak bola terbaik di dunia adalah Lionel Messi.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *