Milenianews.com – Kontrol pikiran adalah hal yang perlu kita sadari dan coba benahi agar lebih bijak dalam melakukan sesuatu.
“Apa yang kamu pikir, mencerminkan kualitas pikiranmu” – Marcus Aurelius.
Marcus Aurelius adalah Kaisar Romawi yang juga merupakan seorang filsuf dari filsafat Stoisisme. Pikiran adalah aset terpenting dari diri kita.
Baca Juga: 5 Buku untuk Kamu Lebih Produktif!
Berpikir bisa menciptakan kreativitas dan kecerdasan dan ini adalah satu alasan kenapa peradaban manusia bisa berkembang. Pikiranlah yang memungkinkan kita untuk bisa berpikir, merasakan, memahami, dan menilai.
Tapi pikiran, juga bisa menjadi salah satu musuh terbesar kita. Lalu bagaimana cara kita agar bisa terhindar dari itu?
Marcus Aurelius berpendapat bahwa ini semua berasal dari persepsi kita terhadap sesuatu. Aurelius menuangkan semua pikirannya dalam jurnalnya. Sekarang jurnal tersebut menjadi sebuah buku yang bernama Meditations.
Berikut caa mengontrol pikiran dalam jurnal dari Marcus Aurelius :

1. Jangan salahkan pihak ‘luar’ untuk kebahagiaan kita
Faktor luar tidak ada masalahnya sama diri kita sendiri, itu hanya persepsimu terhadap mereka. Hal itu bisa kamu hilangkan sekarang juga. Jika kamu ternyata masalahnya, lalu kenapa kamu tidak benahi?
Kalau kamu berpikir untuk tidak melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan, kenapa tidak coba untuk melakukannya?
2. Jangan biarkan orang lain menyakiti kita
Cobalah untuk halangi persepsi salahmu. Jangan manja seperti boneka. Cobalah untuk hidup pada saat ini. Fokus dan coba mengerti apa yang terjadi padamu dan khawatirkan orang lain. Biarlah mereka urusi hidup mereka sendiri.
Baca Juga: Stoisisme : Obat Cemas untuk Gen Z
3. Ubah persepsi buruk terhadap orang lain
Semua ada pada persepsimu terhadap sesuatu. Kamulah yang mengontrolnya. Kamu bisa membuang semua persepsi burukmu terhadap yang lain.
4. Pilih untuk tidak tersakiti
Pilih untuk tidak merasa tersakiti, dan kamu tidak akan tersakiti. Jangan berpikir dirimu tersakiti apa yang orang lain katakan, sebenarnya memang kamu seharusnya tidak.
5. Fokuslah dengan apa yang akan dilakukan di masa sekarang
Kamu tidak akan punya kekuatan untuk masa lalu dan masa depan. Fokuslah pada masa sekarang.
Baca juga : Facebook Bangun Perangkat Pembaca Pikiran
Setidaknya, kamu akan lebih mudah dalam mendapatkan apa yang kamu inginkan. Perilaku dan sikap yang akan tercermin juga akan lebih mudah membawamu pada pendewasaan dan kebijaksanaan setelah bisa mengontrol pikiran.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.