Serunya Pesta Rakyat SMA Bosowa Bina Insani 2022

Sekolah SMA Bosowa Bina Insani (BBI) Bogor menggelar kegiatan Pesta Rakyat, Rabu, 14 Desember 2022. (Foto-foto: Dok SBBI)

Milenianews.com, Bogor- Sekolah SMA Bosowa Bina Insani BBI menggelar kegiatan Pesta Rakyat, Rabu, 14 Desember 2022. Hadir seluruh siswa dan guru SMA sebanyak 300 orang, juga orangtua murid dan guru-guru dari unit lain.  Acara ini dilaksanakan di kampus SMA Bina Bosowa  Insani (BBI) Bogor.

Kegiatan ini merupakan hajat pamungkas pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)  semester ini.  Setelah siswa kelas X merencanakan projek, turun lapang dan membuat laporan projek, saatnya siswa mepresentasikan dalam bentuk pagelaran kegiatan dalam Pesta Rakyat 2022 ini.

Baca Juga : SMA Bina Insani Laksanakan  Campus Visit 2022 ke Sampoerna University

Dalam Pesta Rakyat ini, para pengunjung menikmati penampilan seni tari dan musik khas Bogor dari Tim Gamelan SMABBI, Fashion show  Batik Frida Aulia Indonesia dari Tim Ekonomi Kreatif dan pameran hasil projek berupa pameran foto, pameran hasil proyek kelas X, demonstrasi hasil eksperimen tenaga surya dan pemutaran video hasil kunjungan lapang. Pameran foto dan hasil karya ditata apik di kelas. Juga science fair kelas XII IPA yang berisi demonstrasi konsep fisika yang aplikatif dalam kehidupan.

Pesta rakyat ini pun dilengkapi stand-stand khusus dari beberapa perguruan tinggi dan stand ekonomi kreatif yang menampilkan koleksi Batik Frida Aulia yang dijadikan salahsatu unit bisnis tim ekonomi kreatif.  Lebih seru lagi digelar bazar makanan dan minuman khas bogor oleh tim makanan khas Bogor berupa Soto mie, Roti unyil  venus, Sate kikil (cungkring), Bir kocok dan Es sekoteng.  Hidangan khas Bogor yang sangat diminati pengunjung.

Kreativitas Semua Siswa

Kepala SMA Bosowa Bina Insani, Cucup Shohibul Maqomat mengungkapkan, “Saya senang, dengan Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).  Siswa semakin aktif dan terlihat kreativitasnya. Semoga kegiatan proyek P5 di SMA Bina Insani yang pada tema ke-2 kita namai Pesta Rakyat ini betul-betul dapat menampilkan kreativitas semua siswa.”

Pelaksanaan P5 ini dibawah pengelolaan Wakasek Kurikulum, M. Nasir Rusunah dan Koordinator Pelaksanaan P5 Indah Intantila.  Pelaksanaan P5 ini melalui berbagai kajian dalam bentuk penelitian ilmiah.  Semester ini mengusung tema Kebhinekaan Global “Bogor Tempo Dulu hingga Kini” mencakup hal-hal yang terkait dengan Kota bogor yaitu tata kota (klasterisasi pemukiman berbagai etnis), perkembangan fisik wilayah, perkembangan sosial budaya masyarakat, agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat, sejarah kota bogor, perekonomian masyarakat, bioma khas Bogor, tempat-tempat wisata baik alam, religi serta beberapa icon dan herritage spot.

Wakasek Kurikulum M. Nasir Rusunah mengemukakan, pekerjaan siswa menjadi tidak sederhana memang.  Bukan saja mereka berlatih koordinasi secara internal di kelompoknya, namun juga bisa memahami arahan dan bimbingan guru dan tentu tuntutan sekolah.  Pelaksanaan P5 ini mewajibkan semua kelompok membuat makalah ilmiah dalam bentuk pdf sebelum disajikan dalam presentasi baik lisan maupun tulisan. Bahkan hasil kerja lainnya bisa jadi menjadi konsekuensi perlu diadakan, seperti contoh produk, contoh spesies, penjelasan singkat, foto video dokumentasi, kisah singkat, peta lokasi, infografis, miniatur, bahkan penampilan berupa aksi panggung dan pameran bila diperlukan. “Kesemua itu terwujud dalam Pesta Rakyat 2022,” ujarnya.

Baca Juga : Bosowa Peduli  Sudah Dua Kali  Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Koordinator Pelaksanaan P5 Indah Intantila mengatakan, SMA Bina Insani Bogor menetapkan 20 (dua puluh) tema tentang Bogor.  Hal ini menjadi menarik karena melalui hasil projek nanti, akan lebih mengenal Bogor dari banyak sisi dan terutama agar siswa bisa bekerja dalam tim kecil yang lebih efektif.  Satu kelompok beranggotakan 5-6 orang.  Tema yang dibahas adalah ekonomi kreatif, sejarah, suku/ etnis, makanan khas. minuman khas, pakaian khas, heritage spot. wisata religi, wisata alam, corak pemerintahan, trademark/ikon, sosial, topografi, bioma khas, seni musik dan tari, kujang, tokoh dan pahlawan Bogor.

“Dalam projek ini, mata pelajaran yang terlibat tidak tunggal.  Berdasarkan lingkup temanya, mata pelajaran yang terlibat adalah Sosiologi, PAI, Geografi, Biologi, Ekonomi, Sejarah, B. Indonesia, B. Inggris, Seni, B. Sunda dan PKN,” ujar Indah.

“Semoga upaya mencerdaskan generasi muda terus tercapai dan kualitas pendidikan terus meningkat.  Bismillah,” tuturnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *