Milenianews.com, Bogor- Gema Santri Nusantara (GSN) menggandeng Einstein Medical, sebuah lembaga konsultan pendampingan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terutama fakultas-fakultas favorit, seperi Kedokteran, Ekonomi dan Hukum.
Kerja sama tersebut diteken di kantor Einstein Medical, Cibubur, Bogor, Selasa (15/11/2022). Pihak GSN diwakili oleh Wakil Ketua Umum Muhammad Asrori, sementara pihak Einstein Medical diwakili oleh pemilik dan Dirut Dwi Hartono serta Direktur Pengembangan dan Bisnis Furqon Kamarullah.
Baca Juga :Layanan Teledokter Tersedia Di Aplikasi PeduliLindungi
Wakil Ketua Umum GSN Muhammad Asrori mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya GSN untuk mendorong lahirnya para intelektual dalam berbagai bidang yang juga menguasai ilmu agama dengan baik.”Termasuk para dokter yang juga mengasai ilmu agama, seperti halnya Ibnu Sina di masa lalu,” ujarnya.
Ibnu Sina atau Avicenna
Ibnu Sina — dikenal sebagai Avicenna di dunia Barat — merupakan seorang filsuf, ilmuwan dan penemu ilmu kedokteran yang digelari sebagai Bapak Kedokteran Modern. Ia juga seorang penulis produktif. Karyanya yang terkenal antara lain Al-Qonun fi Ath-Thibb (Kaidah-kaidah Kedokteran).
“Upaya mewujudkan pondok pesantren menjadi world class education tentu membutuhkan dukungan semua pihak, baik internal maupun eksternal. Mudah-mudahan ke depannya pondok pesantren di Indonesia terus mengukir prestasi di berbagai level dan disiplin ilmu terutama ilmu layanan masyarakat.” kata Asrori.
Baca Juga : Kemenristekdikti Targetkan 5 PTN Berkelas Dunia pada 2024
Pimpinan Einstein Medical, Dwi Hartono menambahkan, pemerintah saat ini menjadikan penididikan keagamaan memiliki peranan strategis sekaligus menjadi solusi dari berbagai persolan moralitas, problem keumatan, ekonomi rendah, pengangguran semakin banyak dan masih segudang problem masyarakat yang dihadapi hari ini.
“Ke depannya saya berharap agar kerja sama ini akan terus mengali dan memaksimalkan potensi para santri yang masih terbengkalai untuk dikembangan terutama anak-anak cerdas yang tersebar berbagai daerah di ujung Indonesia,” paparnya.
Bekerja Sama Memberikan Bakti Terbaik
Muhamad Asrori menyampaikan, “Melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk terus bekerja sama memberikan bakti terbaik dalam mewujudakan visi dan misi pendidikan pondok pesantren, agar program world class education bukan hal yang mustahil diwujudkan oleh setiap pondok pesantren. Ide tersebut akan mampu kita bumikan secara bersama-sama.”
Hal senada diamini oleh Dwi Hartono. “Cita-cita kita dalam tiga tahun ke depan pendidikan Indonesia , melalui pondok pesantren mampu menjadikan setiap pondok pesantren di negeri ini akan menjadi rujukan pendidikan terbaik di Indonesia bahkan di rantau Asia. Kami sedang bekerja keras untuk merealisasikan cita-cita tersebut. Dukungan serta bantuan seluruh pihak yang terkait tentu sangat menentukan ikhtiar kami,” ujar Dwi Hartono.