Mahasiswa UBSI Boyong Berbagai Juara Ajang Lomba Pidato 5 Bahasa Asing Tingkat Nasional

Mahasiswa UBSI Boyong Berbagai Juara Ajang Lomba Pidato 5 Bahasa Asing Tingkat Nasional

Milenianews.com – Mahasiswa kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil meraih banyak prestasi. Banyaknya waktu luang selama belajar dari rumah mereka manfaatkan untuk mengasah kemampuan mereka. Entah itu dalam bidang prestasi akademik maupun prestasi non-akademik. Kali ini, Mahasiswa UBSI berhasil meraih juara pada beberapa kategori lomba Pidato 5 Bahasa Asing tingkat Nasional.

Lomba Pidato 5 Bahasa Asing tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pancasila ini juga mengusung beberapa kategori lomba. Pada tahap awal para peserta lomba Harus membuat video pidato sesuai dengan ketentuan lomba. Kemudian peserta mengirimkan link video kepada panitia lomba pada saat pendaftaran dari tanggal 1-30 Oktober 2020. Setelah video diseleksi dan nilai oleh para dewan juri kemudian juri mengumumkan hasilnya.

Pengumuman hasil lomba Pidato 5 Bahasa Asing ini berlangsung secara Virtual melalui zoom cloud meetings pada Sabtu (7/11) lalu. Pada pengumuman ini, 3 wakil dari kampus UBSI berhasil memboyong prestasi dari berbagai kategori lomba.

Berikut beberapa mahasiswa kampus UBSI yang terpampang sebagai Juara Lomba Pidato 5 Bahasa Asing tersebut.

1. Nur Khalisa (Juara 3 Pidato Bahasa Arab)

UBSI berhasil menggaet prestasi untuk kategori pidato Bahasa Arab. Nur Khalisa yang merupakan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kampus UBSI Bogor mendapat Juara 3 dengan skor 410.

Nur Khalisa mengatakan untuk jangan pernah merasa takut dan terus berekpresi serta berprestasi. “Kita bisa menjadi siapapun entah itu menjadi orang yang berprestasi ataupun tidak, menjadi pintar atau tidak, yang jelas itu semua balik kepada diri kita sendiri,” katanya.

2. Artista Fitri Aprilia (Juara 2 Pidato Bahasa Inggris)

Selanjutnya, pretasi tak kalah mentereng datang dari Artista Fitri Aprilia mahasiswa Program Studi Sastra Inggris dari Kampus UBSI Kramat 98. Artista berhasil menorehkan prestasi Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Inggris dengan skor 580.

Artista Fitri Aprilia menuturkan bahwa sebenarnya ia agak ragu ketika berkesempatan untuk mengikuti ajang ini. Namun Artista berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia mampu mengikuti lomba ini. Hingga pada akhirnya berhasil meraih Juara 2 Kategori Lomba Pidato Bahasa Inggris.

Artista bangga serta berjanji untuk lebih baik lagi kedepannya, tidak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukungnya.

Honestly, I doubted myself when my lecturer asked me to participate in this National Speech Contest. But, i fought my own fear and convinced myself that “I can do it”. I tried to look for the right criterias of a good speech and did all those in my speech. In the end, when the announcement called my name as the 2nd place, I was so grateful, proud, and promised myself that I had to be better for the next time. Thanks for everyone who support me since the beginning: my parents, my lecturer and my bestfriends. Thanks for realizing my ability even before I did,” Ujar Artista, Senin (9/11) lalu dalam keterangan tertulis.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Raih Juara 2 Dunia World Sambo Championship 2020

3. Hikmatul Markhamah(Juara 2 Pidato Bahasa Korea)

Prestasi membanggakan juga diraih oleh Hikmatul Markhamah, Mahasiswa Program studi Sastra Inggris Kampus UBSI Cengkareng. Hikmatul berhasil masuk 2 Kategori dalam ajang Lomba Pidato Bahasa Asing tersebut, yakni masuk kategori Bahasa Inggris dan berhasil masuk 10 besar dengan skor 505. Sedangkan dalam kategori Pidato Bahasa Korea ia berhasil meraih Juara ke 2 dengan skor sebesar 590.

Hikmatul mengungkapkan jika generasi milenial saat ini sudah harus belajar bahasa asing, penguasaan bahasa asing akan sangat dibutuhkan dimasa mendatang.

“Awalnya saya hanya mulai memberanikan diri mencoba menantang diri saya agar lebih produktif dan aktif meskipun dalam kondisi pandemi. Saya harap semakin banyak generasi milenial yang sama-sama tertarik dengan mempelajari bahasa asing. Mengingat Indonesia sudah memasuki era industri 4.0. Saya juga berharap dapat berpartisipasi lebih banyak dalam kegiatan maupun kompetisi lingual melalui kampus UBSI dimasa mendatang,” ungkapnya. (Ahmad Fachrurozi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *