News  

PSBB akan Diterapkan 10 April di Jakarta, DPR Minta Polri tetap Humanis

PSBB DKI Jakarta

Milenianews.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 10 April mendatang. Saat kebijakan ini diterapkan, DPR RI meminta agar aparat kepolisian yang bertugas agar mengedepankan langkah-langkah persuasif dan humanis.

Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengatakan bahwa, dalam kondisi rakyat yang sedang kesusahan seperti ini, jangan sampai mengganggu juga kondisi psikologis nya.

Baca Juga : THR Tahun ini menjadi Kekhawatiran Bagi para Pelaku Usaha

“Rakyat sedang sudah, psikologis masyarakat Jakarta sedang tertekan karena Covid-19. Aparat kepolisian yang bertugas di lapangan harus mengedepankan langkah-langkah persuasif dan humanis,” katanya dilansir Antara, Rabu (8/4).

“Prinsip profesional, modern dan terpercaya (promoter) kepolisian harus dipertahankan. Polri juga harus menunjukkan ketegasannya sebagai bukti nyata kehadiran negara.”

Politisi PDIP tersebut meminta agar pimpinan Polri benar-benar memonitor secara berjenjang operasional anak buahnya.

Termasuk kelengkapan Alat Perlengkapan Diri (APD) dan kecukupan logistik pasukan di lapangan agar polisi tetap terjaga staminanya.

Polisi jangan sampai Menangkap Warga yang Membandel, Lakukan Pertiban saja

Jangan sampai kejadian beberapa waktu lalu, saat Polri disebut menangkapi orang yang berkerumunan. Baginya, istilah penangkapan tersebut dinilai berlebihan, karena kalau ditangkap harus dibarengi dengan penahanan atas alat bukti pidana.

“Menurut saya lebih tepat adalah polisi melakukan penertiban dengan cara-cara dan SOP kepolisian,” terangnya.

Menteri Kesehatan sudah menyetujui permintaan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menerapkan status PSBB. Mengingat kasus Corona di Jakarta hampir menembus 1500.

Sampai hari ini, jumlah positif Corona di Indonesia mencapai 2738 orang. Dengan total kematian 221 dan total yang sembuh sebanyak 204 jiwa.

Mari berdoa bersama, langkah-langkah yang diambil pemerintah bisa benar-benar efektif guna mencegah penyebaran dan menghentikan wabah Covid-19 ini.

Baca Juga : Tidak Lockdown, Jokowi Tetapkan Status PSBB dan Darurat Kesehatan di Indonesia

Namun, semuanya tidak akan berhasil jika masyarakatnya sendiri tidak mendukung keputusan pemerintah tersebut. Mungkin kita harus bertahan sebentar lagi dengan kondisi buruk saat ini, yang memaksa ribuan orang di Indonesia tidak punya pekerjaan.

Jika terus membandel, maka situasi ini akan lebih buruk dari sekarang. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *