Milenianews.com – Saat pandemi corona semakin banyak diperbincangkan, beberapa perusahan termasuk perusahaan teknologi berupaya mengembangkan alat untuk meringankan pandemi ini. Salah satunya Dyson, Perusahaan teknologi asal Inggris, mengembangkan perangkat “CoVent” hanya dalam waktu sepuluh hari menggunakan teknologi motor digital eksklusif. Dyson menerima pesanan 10.000 unit ventilator dari National Health Services (NHS) Inggris, sebagaimana dilaporkan oleh CNN pada Jum’at (27/3).
Pendiri perusahaan, James Dyson, mengatakan bahwa CoVent “dapat diproduksi dengan cepat, efisien dan dengan volume tinggi.”
Perangkat tersebut juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan klinis spesifik pasien yang terkena virus corona (Covid-19). Perusahaan ini berjanji untuk menyumbangkan sebanyak 5.000 ventilator sebagai “upaya internasional” dan termasuk 1.000 unit ventilator untuk Inggris. Seperti dilansir dari Engadget (31/3).
Ventilator tersebut bisa dipasang di tempat tidur, beroperasi dengan baterai atau listrik dan tidak memerlukan pasokan udara tetap. Ventilator buatan Dyson ini juga diinformasikan efisien dalam menghemat oksigen dan memiliki antarmuka pengguna yang dirancang khusus untuk penyedia layanan kesehatan.
Diantara beberapa pasien positif covid-19, kebanyakan mengalami gejala sesak napas parah dan tidak dapat bernapas sendiri. Sehingga adanya ventilator ini sangat membantu untuk perawatan. Di negara-negara yang dilanda pandemi yang parah seperti Italia dan Spanyol, rumah sakit tidak memiliki cukup ventilator untuk pasien yang sakit kritis.
Baca Juga : Peneliti Jepang Kembangkan Alat Deteksi Corona dalam 10 Menit
Perdana Menteri Boris Johnson, yang baru saja mengkonfirmasi bahwa ia terserang Covid-19, secara pribadi menghubungi James Dyson untuk meminta bantuan ventilator Dyson. Pabrikan ventilator lainnya mengkritik langkah itu, dengan salah satu perusahaan mengatakan, “pemerintah seharusnya memberikan dana kepada produsen ventilator yang ada seperti kami.”
Perangkat ventilator Dyson masih perlu disetujui oleh regulator Inggris, meskipun Dyson telah berjanji untuk membantu menyelesaikannya secepat mungkin. Di sisi manufaktur, juru bicara perusahaan itu mengatakan bahwa ventilator akan siap diluncurkan pada awal April nanti.