Milenianews.com, Jakarta – Alumni Wageningen University, Ikrom Mustofa membagikan pengalamnnya selama studi di Belanda. Menurutnya mahasiswa Indonesia yang belajar di luar negeri harus berani menyampaikan pendapat. Mahasiswa Indonesia di luar negeri jangan minder.
“Buat yang niat ke Belanda siap-siap menyampaikan sesuatu, menyampaikan pendapat. Penting kita bisa speak up dengan apa yang kita punya,” kata Ikrom dalam Talkshow di Holland Scholarship Day 2020 di Erasmus Hius, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Januari 2020.
Mahasiswa di Luar Negeri sangat aktif bertanya kepada dosen ketika di kelas. Namun hal ini tidak berlaku pada mahasiswa Indonesia yang sering minder, takut salah dalam bertanya, takut dianggap pertanyaan bodoh, dll. Menurut Ikrom, kondisi seperti ini sangat terlihat di kelas internasional, justru di luar negeri tidak ada pertanyaan bodoh tidak ada pertanyaan pintar.
“Kita sangat pasif tidak berpikir kritis, kepikiran mikir konstruktif. Disana ngomong aja, tidak ada pertanyaan bodoh pertanyaan pintar,”imbuhnya.

Padahal, mahasiswa Indonesia bisa menunjukkan kemampuan. Menurutnya dengan kemampuan berpikir kritis dan berani berbicara menjadi nilai tambah dimata dosen. Hal tersebut dibenarkan juga oleh Muhammad Shidiq. Jebolan Groningen University, Belanda, ini mengatakan pernah mendapatkan nilai jelek di salah satu mata kuliah.
“Lulus tapi jelek. Saya dipanggil profesor saya, Shidiq kenapa nilainya jelek? ‘saya sudah belajar pak tapi enggak tahu kenapa nilai saya jelek’. Menurut bapak kenapa? Karena menurut saya kamu hanya diam. Ya sudah saya banyak nanya di kelas,” jelasnya.
Baca Juga : Sri Hadianti Berikan Tips-nya yang Berhasil menjadi Wisudawan Terbaik S2 Universitas Nusa Mandiri
Jangan Minder, Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Mampu Bersaing Dengan Mahasiswa Lain
Sebenarnya, mahasiswa Indonesia memiliki potensi yang besar jangan pernah menganggap jika Indonesia kurang dalam hal kemampuan akademik. Banyak mahasiswa Indonesia yang memiliki prestasi di luar bahkan beberapa diantaranya tidak hanya berprestasi di bidang akademik tapi juga non akademik. Bahkan tidak sedikit yang menjadi terkenal, salah satunya Jerome Polin, pria kelahiran Jakarta, 2 Mei 1998. Jerome adalah mahasiswa dari Indonesia yang medapatkan beasiswa untuk berkuliah di Universitas Waseda, Jepang jurusan matematika terapan.
Jerome memiliki channel YouTube Nihonggo Mantappu dan membuat beberapa video edukasi dan pengalaman dia selama dia menjadi mahasiswa beasiswa. Prestasi yang diraih Jerome amat banyak, diantaranya mendapat beasiswa Fully Funded, selain vlogger, dia juga merilis buku serta pernah menjuarai lomba pidato di Jepang.
Jadi untuk mahasiswa Indonesia yang berada diluar negeri jangan pernah minder untuk menjadi aktif, karena banyak bertanya bukan berarti menunjukkan ketidakmampuan kita.