Milenianews.com, Bogor— Sebuah wahana edukasi Islam hadir di The Jungle Water Park, Bogor. Namanya Sentra Edukasi Syiar Islam (SESI). SESI merupakan kolaborasi YASIIN (Yayasan Syiar Islam Indonesia), The Jungle Water Park Bogor, Rumah Tahfizh Center (RTC), Smaradana Pro, Kandraya Internasional Ultima, Sanggar Ananda, dan Just Ruben.
Soft launching SESI digelar di The Jungle Water Park, Bogor, Sabtu (8/8/2026). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan YASIIN, The Jungle Water Park, Rumah Tahfizh Centre, Smaradana Pro, Kandraya Internasional Ultima, Sanggar Ananda, dan Just Ruben. Juga hadir sejumlah tokoh, antara lain KH Mustofa Abdullah bin Nuh, Habib Novel Alaydrus dan Ustadz Dadang Holiyulloh.

General Manager (GM) The Jungle Water Park, Zaky Afifi mengucapkan terima kasih kepada semua tamu yang hadir. “Terima kasih kepada para tokoh dan undangan yang berkenan hadir di acara soft launching Sentra Edukasi Syiar Islam (SESI) di The Jungle Water Park,” kata Zaky Afifi saat memberikan kata sambutan.
Ketua YASIIN Muhamad Sadam Romadhon mengatakan, Sentra Edukasi Syiar Islam atau SESI menyediakan Wahana Pemutaran Film Edukasi Animasi 25 Nabi dan Rosul, Replika pohon sahabi (Construction), Replika Gua Hiro (Construction), Replika Benda Peninggalan Rosul, Replika Ka’bah (Manasik Haji & Umroh), dan Kiswah Asli Tahun 1440 H (Next).
“Sesuai namanya, SESI menjadi sentra atau pusat edukasi atau pembelajaran Islam berbasis teknologi audio visual dan praktik langsung. Dengan adanya SESI diharapkan umat Islam terutama generasi Alfa lebih mengenal panutan yang seharusnya yaitu Nabi dan Rosul serta sejarah dan praktik ibadah terutama haji dan umroh,” kata Muhamad Sadam Romadhon.
Ia menambahkan, di luar jam tiketing The Jungle Water Park (di atas jam 17.30) SESI bisa dipakai berbagai acara non profit, seperti tahfidz qur’an dan TPQ gratis, acara acara seminar, tadabhur Qur’an dan lain-lain.

Ulama Bogor, KH Mustofa Abdullah bin Nuh mengapresiasi arti penting kehadiran SESI.
“Anak-anak sekarang lebih kenal tokoh-tokoh fiktif ciptaan pihak global, seperti Superman dan Batman. Seolah-olah para tokoh itu menjadi panutan generasi Baby Boomer, Generasi Alfa dan lain-lain. Padahal kita punya tokoh-tokoh riil, antara lain 25 nabi dan rasul. Melalui SESI, kita akan mendidik putra-putri kita untuk mengenal the real hero atau pahlawan yang sesungguhnya. Mari kita syiarkan SESI dan jadikan Nabi Muhammad sebagai tokoh idola bagi anak-anak kita. Sesungguhnya kalau kita berlindung di balik benteng mukjizat Al-Qur’an dan benteng karomah, insya Allah kita menang,” kata KH Toto Mustofa.
Pimpinan Rumah Tahfizh Center (RTC), Ustadz Dicky Alauddin mengaku bersyukur menjadi saksi sejarah lahirnya Sentra Edukasi Syiar Islam (SESI). “Insya Allah dari tempat ini lahir peradaban Islam yang akan kita saksikan di Bogor dan sekitarnya. Semoga SESI menjadi mercu suar syiar Islam di Indonesia,” kata Ustadz Dicky.
Dewan Penasehat YASIIN yang juga dikenal luas sebagai pendidik, seniman, dan pemerhati anak Indonesia, Aditya Gumay pun mengungkapkan kegembiraannya. “Hari ini adalah hari yang luar biasa. Soft launching SESI. Terinspirasi wahana serupa di Bekasi. Sekarang hadir di Bogor, dan insya Allah menyusul di tempat-tempat lainnya. Di Indonesia terdapat 514 kabupaten dan kota. YASIIN bergerak bersama-sama menebar kebaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Dalam mengembangkan wahana SESI, kami mengajak Ruben Onsu yang bergabung dengan saya 40 tahun lalu di Sanggar Ananda. Saya juga mengajak kerja sama Rumah Tahfizh Center, dan juga pihak-pihak lainnya.”

Selly Imanda, perwakilan PT Kandraya Internasional Ultima, selaku pendukung utama SESI, juga sangat senang dengan hadirnya SESI di The Jungle Water Park Bogor. “Kandraya sangat senang bisa berkontribusi dalam pembangunan proyek SESI. Ini bukan sekadar proyek. Dengan hadirnya SESI, generasi anak-anak kita lebih mengenal dengan baik dan cinta Rasulullah. Tidak hanya mengenal pemain bola dan artis. Semoga SESI bermanfaat untuk generasi-generasi selanjutnya,” kata Selly Amanda.
Owner Just Ruben, sekaligus investor, fundraiser dan alumni Sanggar Ananda, Ruben Onsu menyatakan rasa syukurnya bisa ikut berkontribusi dalam penggalangan dana untuk proyek SESI.
“Saya sudah lama membicarakan proyek ini dengan Aditya Gumay. Semoga keberadaan SESI membawa berkah untuk semua yang ikut membangun dan bekerja untuk SESI. Semoga SESI di Bogor selesai dengan cepat dan kita bisa membuka wahana serupa di kota-kota lain. Agar masyarakat tidak hanya datang ke tempat-tempat hiburan, tapi juga ke SESI untuk belajar mengenai Islam,” kata Ruben Onsu.
Acara soft launching SESI ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin oleh Penasehat RTC, Ustadz Dadang Holiyulloh.







