3 Makanan Membawa Keberuntungan dan 3 Makanan Dianggap Membawa Sial Ketika Disajikan Saat Perayaan Imlek

foto: ilustrasi

 

Makanan akan selalu ada di setiap perayaan Imlek. Makanan akan menjadi pelengkap kebersamaan bersama orang-orang terkasih dan tersayang. Berikut 3 makanan membawa keberuntungan disajikan saat perayaan Imlek:

1.  Kue Keranjang

foto: ilustrasi

Kue keranjang menjadi makanan wajib saat perayaan Imlek. Menjadi makanan membawa keberuntungan. Rasanya manis, mirip dengan kue khas suku betawi, dodol. Tekstur dan tampilan kue keranjang juga mirip dengan dodol. Melambangkan tahun yang tinggi dan maju. Menyantap kue keranjang saat Imlek berharap akan mendapatkan rejeki yang melimpah dan banyak atau bisa memperoleh jabatan tinggi di tahun yang baru.

2. Jeruk Mandarin

foto: ilustrasi

Buah jeruk mandarin menjadi simbol keberuntungan bagi warga Tionghoa. Jeruk mandarin yang masih berdaun akan mudah ditemui di setiap rumah-rumah. Menjadi simbol umur panjang bagi semua warganya. Jangan pernah menyajikan jeruk mandarin dalam jumlah 4 buah. Karena angka 4 dianggap angka sial yang menjadi simbol kematian.

3. Pangsit

foto: ilustrasi

Perayaan Imlek  semakin istimewa dengan hadirnya hidangan pangsit. Pangsit dibuat sendiri oleh semua keluarga saat kumpul bersama. Bentuk pangsit seperti potongan emas kuno, simbol kekayaan dan kemakmuran. Harapan dengan memakan pangsit akan semakin banyak uang yang didapat pada tahun depan.

 

Sedangkan ada pula 3 makanan yang dianggap membawa sial jika disajikan saat perayaan Imlek, yakni:

1. Lobster

foto:ilustrasi

Lobster termasuk jenis makanan mewah. Namun lobster pantang disajikan saat acara makan bersama. Lobster semasa hidupnya jika berenang selalu mundur, hal ini dipercaya akan mendatangkan kemunduran di dalam usaha dan perniagaan.

2. Keju

foto: ilustrasi

Keju dan jenis makanan lain yang berwarna putih juga tabu untuk disajikan saat perayaan Imlek. Karena warna putih menurut warga Tionghoa adalah simbol kematian.

3. Sayap Ayam

foto: ilustrasi

Sayap juga menjadi larangan untuk disajikan saat perayaan tahun baru. Karena dianggap akan membawa pergi segala bentuk keberuntungan atau kebahagiaan yang sudah diterima. 

baca juga: https://milenianews.com/2019/02/01/tahun-baru-cina-yang-mendunia/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *