Rian D’Masiv Anggap Lagu Anak Tak Lagi “Seksi” di Industri Musik Indonesia

dmasiv band

Milenianews.com, Jakarta – Rian Ekky Pradipta atau biasa dikenal dengan nama Rian D’Masiv menanggapi soal perkembangan lagu anak di Indonesia. Menurutnya lagu-lagu anak begitu jarang diperdengarkan di depan khalayak umum dan ini adalah satu persoalan di industri musik Tanah Air.

Baca juga: Didi Riyadi Akan Bawa Drum Rp300 Juta-nya di Konser Element

Saat dijumpai di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (28/01/2019) yang dilansir pada celebrity.okezone.com, sang pelantun ‘Diam Tanpa Kata’ ini mengakui bisa mendengarkan lagu anak-anak hanya di Youtube atau platform musik digital lain.

rian dmasiv
foto: instagram.com

Ia mengungkapkan alasan kenapa lagu anak sulit tembus ke pasar. Rian mengakui lagu anak kurang mendapatkan tempat karena besarnya lagu dewasa dan lagu luar negeri yang menggempur.

“Sebenarnya ada (ada lagu anak-anak) tapi memang industrinya kaya media-media yang besar itu menganggap tidak sesi lagi,” katanya.

“Tapi sebenarnya dengan adanya Youtube ke anak itu punya channell sendiri. Anak-anak udah ada, dia punya channel yang dia suka,” lanjutnya

Rian D’Masiv berharap agar lagu anak-anak bisa kembali dikumandangkan. Terlebih untuk media-media yang punya pengaruh besar, agar para anak kecil kembali memiliki idola-idola penyanyi cilik.

Baca Juga: Regina Poetiray ‘Geisha Band’ Jadi Produser

Memang hal itu jauh berbeda dengan pemasaran lagu-lagu anak pada era media 1990-an. “Sebenarnya itu media-media yang besar juga ikut ngasih slot (acara atau lagu anak), dalam sehari aja, sejam aja. Kalau dari 24 jam, istilah kalau mau nyari iklan kan banyak di tempat-tempat lain. Paling ikutlah bikin acara anak, enggak cuma sinetron aja tapi ada juga acara anak dari pagi hari misalnya,” paparnya.

“Kan udah enggak kaya zaman dulu sampe ada idola gitu, ada Joshua siapalah gitu,” tutupnya. (AFR)

Sumber: celebrity.okezone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *