Puisi Menghitung Luka

Oleh : MissKarhan

Sekali kau dorong hanya mundur selangkah
Aku tak suka perasaan kalah
Sesekali kucumbui lelah
Juga perasaan penat dan payah

Dua tiga empat kali kau dorong, akhirnya aku jatuh
Jelas sekali terlihat lebam dan membiru
Sayang, semangatku kian menderu
Aku tanpa tau diri terus maju

ADOP

Lima enam tujuh delapan kali kau dorong, sakit kian semakin
Namun pikirku masih menerka soal banyak banyak mungkin.
Tak terasa semua tak lagi masuk akal
Ada sakit yang seperti tersaji kekal

Sembilan sepuluh kali kau dorong, aku tersungkur
Diluar terlihat lecet, dalam hatiku remuk dan hancur
Tak lagi punya tenaga untuk sekedar bangun
Ku pilih membiarkan mu berlari,sedang aku masih tertegun

Aku akhirnya berhenti berhitung
Semua upaya terasa tanpa ujung
Tugasku memutuskan luka yang masih menggantung
Juga memeluk kewarasan yang kian terkatung

 

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here