Meta Hapus 21,7 Juta Konten Kekerasan di Facebook

Meta Hapus 21,7 Juta Konten Kekerasan di Facebook

Milenianews.com – Meta melaporkan bahwa saat ini mereka telah menghapus banyak konten kekerasan dari Facebook. Selama kuartal pertama tahun 2022, induk perusahaan Facebook ini telah menghapus 21,7 juta konten kekerasan. Konten tersebut melanggar aturan seputar kekerasan dan dorongan kekerasan. Ini meningkat dari yang sebelumnya sejumlah 12,4 juta pada kuartal sebelumnya.

Penghapusan konten serupa juga terjadi untuk kuartal ini di Instagram, tetapi jumlahnya lebih sedikit. Meta mengklaim telah menghapus 2,7 juta postingan karena melanggar aturan platform mereka seputar kekerasan, naik dari 2,6 juta selama kuartal terakhir tahun 2021.

Baca Juga : Saham Meta Anjlok, Mark Zuckerberg Tidak Lagi Masuk 10 Orang Terkaya Dunia 

Perusahaan tersebut membagikan metrik baru sebagai bagian dari laporan penegakan standar komunitas setiap kuartal. Dalam laporan tersebut, Meta mengaitkan peningkatan penghapusan dengan “perluasan teknologi deteksi proaktif perusahaan”. Lebih dari 98% posting yang mereka hapus sebelum pengguna lain melaporkannya, kata perusahaan itu.

Melansir dari laman Engadget (20/5), laporan itu muncul pada saat Meta menghadapi pengawasan untuk waktu responsnya setelah penembakan massal baru-baru ini di Buffalo, New York. Satu salinan video yang beredar di Facebook telah di bagikan lebih dari 46.000 kali sebelum akhirnya Facebook hapus setelah sembilan jam.

“Salah satu tantangan yang kami lihat melalui kejadian seperti ini adalah orang-orang membuat konten baru, versi baru, tautan eksternal baru untuk mencoba menghindari kebijakan kami dan menghindari penegakan kami,” kata VP of Integrity Meta, Guy Rosen.

“Seperti dalam insiden apa pun, kami akan terus belajar untuk menyempurnakan proses kami. Menyempurnakan sistem kami untuk memastikan dapat mendeteksi dan menghapus konten yang melanggar lebih cepat dan masa mendatang.”

Untuk konten kekerasan, perusahaan ini mengatakan akhirnya memulihkan 756.000 posting Facebook yang di ajukan banding setelah awalnya di hapus. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *