Hotel Death Star The Daylight

Milenianews.com, Jakarta – Musik Elektronik adalah salah satu genre musik yang sekarang ini cukup dilirik oleh penikmat musik di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meski bukan merupakan genre yang baru, namun musik elektronik selalu eksis dan terus menghasilkan musisi-musisi luar biasa.

Salah satunya adalah duo musisi multi-nasional, Hotel DeathStar yang beranggotakan Phil Stoodley asal Selandia Baru dan Andreas Arianto asal Indonesia.

ADOP

Baca Juga : Representasi Visual ‘Bercumbu’ Milik Mariani Oelong Melalui Sebuah Video Musik

Banyak karya yang telah mereka ciptakan, dan yang terbaru adalah ‘The Daylight’ yang merupakan hasil kolaborasi bersama Asteriska dari Barasuara.

Baik Phil maupun Andreas, mengaku kolaborasi bersama Asteriska ini, merupakan sebuah project mimpi yang terwujud. 

Alasan memilih Asteriska sebagai partner duet

Cerita dari The Daylight‘ berawal dari Phil yang terinspirasi saat sedang menjadi produser seorang musisi beberapa tahun lalu.

“Daya tarik lagu ini sama besarnya dengan lagu yang sempat saya produseri beberapa tahun lalu. Yang menjadi daya tariknya, bahwa lagu ini sebagai lagu duet. Itulah kenapa, saya selalu membayangkan lagu ini sangat cocok jika duet dengan penyanyi wanita,” ungkap Phil.

Lagu ini merangkum kisah tentang peleburan diri, dalam momen yang terbuai dengan suatu perasaan. Perasaan yang seseorang miliki, ketika semua hal lainnya meredup dan kita tidak bisa memikirkan apapun atau siapapun.

Bisa jadi musik, minuman, suasana, atau hal apapun yang mendorong kita ke perasaan tersebut. Momen yang sempurna saat kita siap untuk melupakan apapun.

“Setiap orang pasti pernah merasakan hal ini, suatu masa dimana hal yang muncul hanya diri kita dan satu hal ini,” kata Andreas.  

Sementara, Asteriska sebagai partner duet untuk lagu ini, tentu menjadi sebuah pelengkap yang sempurna. Terlebih, karena Andreas pun sedang memproduseri lagu-lagu proyek solo Asteriska.

Karakter vokal Asteriska yang sangat unik dan mampu menyentuh hati pendengarnya, menjadikan lagu ini agar terus menerus didengarkan. Asteriska memang memiliki ciri khas vokal yang merupakan kombinasi antara suara penyanyi legendaris jazz dengan sensibilitas modern yang menghanyutkan.

Baca Juga : Single Mencintai Tak Direstui dari Langit Sore, Sambut Penayangan “Rumit The Series”

“Itu jugalah yang dapat kita rasakan saat mendengarkan ‘The Daylight‘. Tidak hanya versi originalnya telah rilis 10 September lalu. Selain itu juga akan ada versi acoustic-nya, yang akan menghadirkan permainan mandolin, ukulele dan alat musik gesek, gitar serta perkusi,” ujarnya.

Versi akustik dari ‘The Daylight‘ rencananya akan rilis pada tanggal 24 September 2021 mendatang.(Rifqi Firdaus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here