Kreatif! Di Bengkulu Peti Kemas Diubdah jadi Lab Swab Test

()

Milenianews.com, Bengkulu –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyulap kontainer atau peti kemas bekas menjadi laboratorium mini untuk lab swab test bagi pegawai BPKP Provinsi Bengkulu dan Pelindo Bengkulu.

Kreasi tersebut untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19 untuk masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga : 17 Warga di Sidoarjo Positif, setelah Membuka Plastik Jenazah Terpapar Corona

“Sarana berupa laboratorium mini swab test antigen COVID-19 yang berfungsi untuk menguji sampel swab dan rapid test,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah, di Bengkulu, Rabu (18/11).

Lab Swab Test mini bertujuan untuk mengurangi warga Bengkulu terpapar COVID-19

Kontainer bekas tersebut biasanya untuk mengangkut barang di kapal. Namun sekarang bisa bermanfaat dan menjadi tempat laboratorium mini untuk jalani tes usap COVID-19.

Dengan bertambahnya alat uji swab, Pemprov Bengkulu berharap dapat mencegah dan meminimalisir penularan COVID-19 pada masyarakat Bengkulu.

“Pendanaan laboratorium mini ini berasal dari pemerintah pusat. Kami hanya berkolaborasi dalam pembuatannya,” jelas Dedy.

Baca Juga : Pemerintah akan Upayakan Tes Swab dengan Harga lebih Terjangkau

Sementara Kepala BPKP Provinsi Bengkulu, Iskandar Novianto, mengaku ide awal pembangunan laboratorium mini itu muncul karena kesadaran akan pentingnya pemeriksaan tes usap di tengah pandemi COVID-19.

“Pengelolaan laboratorium mini dengan memanfaatkan kontainer bekas ini diserahkan kepada Labkesda Provinsi Bengkulu,” kata Iskandar.(Lady Agustine)

Suka Artikel ini ?

Tentukan Bintangnya !

Terima Kasih sudah Menilai Artikel ini

Jadilah yang Pertama untuk menilai Artikel ini

Jika kamu merasa Artikel ini bermanfaat untukmu,

Dukung melalui Media Sosial kami

Maaf jika artikel ini kurang bermanfaat untukmu,

Bantu kami untuk memperbaikinya !

Berikan komentar atau hubungi kami melalui Kontak.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x