Beranda News Harga Rokok yang masih Sangat Murah, Rawan Dibeli Anak Dibawah Umur

Harga Rokok yang masih Sangat Murah, Rawan Dibeli Anak Dibawah Umur

Milenianews.com, Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen dan harga jual eceran (HJE) rokok sebesar 35 persen dinilai belum berdampak signifikan. Masih banyak anak-anak usia 10-18 tahun yang bisa membeli rokok dengan harga murah.

“Cukai tiap tahun naik, fakta dilapangan tak cukup signifikan, mau 10 persen, fakta di lapangan tak mampu mendongkrak harga rokok menjadi mahal,” ujar Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari, dalam diskusi daring bertema Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2020, Senin, (1/6).

Baca Juga : KPAI : Peran Orang Tua Sangat Penting, Turunkan Angka Anak Terpapar Rokok

Diskon harga Rokok dinilai tidak tepat, harusnya sembako

- Advertisement -

Pedagang kini menjual rokok sebesar 85 persen dari banderol. Jika harga dibanderol sebesar Rp.10 ribu, pedagang boleh menjual rokok seharga Rp.8.500.

Lisda menilai harga jual rokok di pasaran masih terbilang murah. Rokok bisa dibeli secara eceran.

- Advertisement -

“Jadi ketika kebijakan rokok dinaikkan tahun depan tak otomatis naik. Kalaupun dinaikkan harganya tak signifikan apalagi bisa beli secara eceran,” ujarnya.

Menurutnya, harga yang semakin murah dari adanya diskon rokok. Pemotongan harga rokok tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 156 Tahun 2018 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Direktur Jenderal Bea Cukai Nomor Per-37/BC/2017 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Baca Juga : WHO Menyebut Jumlah Perokok Pria Menurun untuk Pertama Kalinya

Dia melarang keras kebijakan diskon rokok tersebut. Selain meningkatkan jumlah perokok anak, peraturan itu dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Aturan ini memuat ketentuan diskon produk tembakau atau diskon.

“Rokok bukan untuk wajib dikonsumsi, kalau mau diskon itu sembako. (Rokok) harusnya harganya mahal, kalau cukai naik tapi di lapangan tak siginifikan,” tegas Lisda. (afr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

6 Situs Tes CPNS Online 2021 Gratis

Milenianews.com, Jakarta - Tes CPNS 2021 gratis bisa Sobat ikuti sebelum mengikuti seleksi penerimaan CPNS 2021. Pendaftaran CPNS 2021, dari kabar beredar, akan buka...

SMK Bebas Biaya Bangunan dan SPP? Memangnya ada??

Milenianews.com - Jawabannya tentu ada. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cikra 1 Jakarta membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun ajaran 2021/2022 yang bebas biaya bangunan...

Bupati Mukomuko Minta Blokir Game Online ke Menkominfo

Milenianews.com, Bengkulu - Game online menjadi trend di kalangan anak-anak, yang bisa berdampak negatif jika tidak ada kontrol dari orang dewasa. Guna meminimalisir hal...

Mengejutkan, Ronaldo Sudah Dapat Tawaran dari Barcelona?

Milenianews.com, Jakarta - Masa depan Cristiano Ronaldo di Juventus masih belum jelas. Klub asal Ibu kota ini, tak sanggup lagi membayar gaji sang pemain....